Bunga dipangkas, kucuran KUR capai 17% hingga akhir Februari

Senin, 25 Maret 2019 | 07:28 WIB ET

DEMAK, kabarbisnis.com: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, hingga Februari 2019, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai 17% dari target tahun ini.

Dengan kata lain, penyaluran KUR adalah sebesar Rp 23,1 triliun dari target total Rp 139,01 triliun. Realisasi penyaluran KUR tersebut diberikan kepada 841 peminjam. Sementara itu, sejak Agustus 2015 - Februari 2019, penyaluran KUR secara nasional mencapai Rp 356,5 triliun. Kredit tersebut diberikan 

Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, pencapaian tersebut tidak lepas dari subsidi bunga KUR yang dilaksanakan sejak Agustus 2015.

“Serta arahan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan suku bunga kredit menjadi single digit di level 7% mulai Januari 2018,” katanya dalam acara Penyaluran KUR Perikanan Rakyat di Demak, Jawa Tengah, Minggu (24/3/2019).

Tidak hanya itu, menurut dia, pemerintah juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan KUR demi menjaga pertumbuhan kredit yang berkualitas. Asal tahu saja, sepanjang Agustus 2015 - Februari 2019, rasio kredit macet KUR ada di kisaran 1,4%.

Di samping itu, pemerintah juga mendorong lembaga keuangan penyalur KUR untuk meningkatkan penyalurannya ke sektor produksi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pada tahun ini, pihaknya menargetkan 60% KUR disalurkan ke sektor produksi.

“Oleh karena itu, kita buat aturan pada 2016, yang tadinya produksi baru 25% dinaikkan jadi 40%. Kemudian, tahun 2017, sektor produksi dinaikkan lagi jadi 50%. Tahun ini, target KUR ke sektor produksi adalah 60%.” Kata Darmin. kbc10

Bagikan artikel ini: