77 Persen konsumen properti andalkan KPR

Rabu, 13 Februari 2019 | 15:09 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) menunjukkan sebanyak 76,73 persen konsumen masih mengandalkan pinjaman bank atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dalam membeli rumah.

Meski masih mendominasi, persentase konsumen yang membeli rumah lewat KPR pada kuartal IV 2018 tersebut turun dibanding kuartal sebelumnya yang mencapai 77,2 persen.

Sementara, pembelian rumah dengan cara tunai bertahap naik dari 15,12 persen menjadi 15,86 persen, sedangkan secara tunai turun dari 7,69 persen menjadi 7,41 persen.

Seiring dengan kondisi tersebut, pertumbuhan KPR pada kuartal IV 2018 melambat dari 17,31 persen secara tahunan pada kuartal sebelumnya menjadi 13,9 persen.

Kendati demikian, menurut survei tersebut, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun lalu tercatat telah mencapai Rp5,9 triliun atau berada di atas target yang ditetapkan Rp4,84 triliun.

Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa penjualan properti residensial pada kuartal IV 2018 masih mengalami penurunan. Penurunan penjualan terutama terjadi pada rumah tipe kecil sebesar 12,28 persen, rumah tipe besar sebesar 24,16 persen, sedangkan penjualan rumah tipe menengah meningkat 13,46 persen. kbc10

Bagikan artikel ini: