BFI perkuat pembiayaan dan pengembangan IKM perempuan

Minggu, 10 Februari 2019 | 09:14 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Peran kaum perempuan di industri kecil menengah (IKM) ak bisa dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) mulai memperkuat layanan pembiayaan dan pemberdayaan ke sektor IKM perempuan, dengan harapan bisa ikut serta menjadi bagian penting dalam pembangunan di Indonesia.

Regional Manager BFI Finance Wilayah Jatim 1, Tan Eng Han mengatakan, sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi BFI sebagai one stop service untuk multifinance, pihaknya berupaya memperluas jangkauan layanan pembiayaan. Kali ini kaum perempuan dinilai memiliki potensi yang besar, khususnya di bidang IKM.

"Sekitar 70-80 persen usaha kecil dan menengah di Indonesia adalah dipegang kaum perempuan. Makanya kita akan terus memperkuat segmen ini, apalagi banyak diantara IKM perempuan yang belum bisa mendapatkan akses ke perbankan," katanya di sela launching program BFI Srikandi di Surabaya Town Square (Sutos), Sabtu (9/2/2019).

Melalui program yang dinamai BFI Srikandi, pihaknya berharap kaum perempuan selain bisa memiliki akses serta ruang akselerasi yang luas untuk mengembangkan potensinya di dunia usaha, juga memiliki kemampuan serta kekuatan untuk mengorganisasikan kebutuhan-kebutuhan domestiknya dengan lebih baik.

"Kia bersyukur bahwa Surabaya dipilih sebagai kota untuk dilaksanakannya launching program BFI Srikandi ini, karena melihat Surabaya sebagai salah satu kota yang sedang bertumbuh secara pesat menjadi kota bisnis di Indonesia," ulas Tan Eng Han.

Area Manager BFI Finance Surabaya, Medy Merdianata menambahkan, guna mendukung layanan pembiayaan tersebut, banyak pilihan program yang bisa diajukan nasabah perempuan, yakni melalui jaminan BPKB kendaraan bermotor dimana pihaknya mematok suku bunga pembiayaan yang kompeitif, atau melalui pembiayaan modal kerja dengan jaminan mesin-mesin industri.

"Selama ini kontribusi nasabah kaum perempuan sekitar 30 persen. Kami berharap dengan gencarnya kita menyosialisasikan program BFI Srikandi ini, ke depan porsi pembiayaan untuk kaum perempuan akan meningkat," ujarnya.

Selain aktif dari sisi pembiayaan, BFI Finance juga mulai serius melakukan pendampingan terhadap industri kecil yang memiliki potensi untuk tumbuh. 

Dia menjelaskan, setelah launching program ini, akan disusul program mingguan yang langsung terhubung dengan kelompok dan komunitas perempuan. 

Dalam program ini (BFI Srikandi) kami bekerja sama dengan Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jatim. Ini sebagai upaya memajukan pengusaha perempuan Indonesia.

"Dan sampai sejauh ini program BFI Srikandi akan terus berupaya membuka ruang kolaborasi dan kerjasama baik dengan pihak swasta, pemerintah ataupun organisasi non pemerintah untuk secara bersama-sama mendorong perempuan menjadi lebih kuat dan berdaya," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: