Pemerintah bakal perlonggar BI checking untuk ASN, TNI, dan Polri

Kamis, 7 Februari 2019 | 15:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah mewacanakan proses BI checking untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri dalam membeli rumah akan dipermudah. Hal itu agar daya beli masyarakat meningkat.

"Sekarang kan sedang terjadi penurunan beberapa harga komoditi. Jadi BI checking itu jangan orang yang mendapat itu (predikat buruk) katakan lah tak pantas (mendapatkan rumah)," kata Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Real Estate Indonesia (REI) sebelumnya mengusulkan BI checking dihapuskan untuk ASN, TNI dan Polri. Pasalnya, mereka dijamin langsung oleh negara.

JK menilai hal itu tak sepenuhnya bisa dilakukan. Namun, itu menjadi salah satu solusi agar ASN, TNI, Polri bisa memiliki rumah.

Pemerintah pun memiliki program satu juta rumah. Program itu dinilai telah melampai target pada 2018. Hal itu membuat pemerintah optimistis dengan menaikkan target menjadi 1,25 juta rumah.

"Jadi dengan cara yang ada, sekarang pun masih bisa tercapai," ucap JK. kbc10

Bagikan artikel ini: