Ekonomi RI di 2018 hanya tumbuh 5,17 persen, ini kata Kepala Bappenas

Kamis, 7 Februari 2019 | 06:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 mencapai 5,17 persen. Angka ini lebih rendah dari target dalam APBN 2018 yakni 5,4 persen.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, kinerja pertumbuhan ekonomi tersebut lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, produk domestik bruto (PDB) atau pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun 2017 tercatat mencapai 5,07 persen. "Itu kan perbaikan dibandingkan tahun yang sebelumnya,"kata dia saat ditemui, di Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan salah satu faktor yang masih menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah kurangnya investasi yang berdampak pada turunnya kinerja ekspor.

"Yang masih menjadi hambatan adalah kinerja dari ekspor. Tapi kinerja ekspor penyebabnya adalah masih berkurangnya investasi. Khususnya investasi di bidang yang menciptakan nilai tambah," ungkap Bambang.

"Itu yang sebenarnya menjadi penghambat. Kalau saya lihat konsumsi secara relatively oke. Cuma invetasi dan ekspor ini istilahnya belum cukup optimal," imbuh dia.

Dia mengatakan Pemerintah Indonesia mematok target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen pada 2019. Untuk dapat mencapai target tersebut, kata dia, diperlukan peningkatan investasi.

"2019 kita harapkan bisa mencapai 5,3 persen yang merupakan angka potensial PDB Indonesia pada periode ini. Kita akan fokus pada investasi dan yang paling penting ekspor," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: