Barata ekspor komponen pembangkit listrik ke Brasil

Kamis, 3 Januari 2019 | 19:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Barata Indonesia (Persero) memperluas pasar ekspor komponen pembangkit lisrik ke Brasil. Barang-barang yang dikirim ke Negeri Samba itu merupakan condenser dan LP outer casing senilai 2.860 juta euro untuk pembangkit listrik GNA Novo Tempo Project yang memiliki kapasitas 1.300 MW. Semua diproduksi di Banten.

Direktur Utama Barata Indonesia, Oksarlidady Arifin mengatakan, ekspor diawal 2019 berupa komponen pembangkit listrik merupakan hal yang positif bagi perusahaan. Apalagi tahun ini, perseroan akan meningkatkan nilai ekspor, terutama untuk komponen pembangkit listrik.

"Kami besyukur di awal tahun kami bisa mengekspor komponen pembangkit listrik karya anak bangsa ke luar negeri. Kami berharap ekspor tidak berhenti disini dan bisa berlanjut di sepanjang tahun,“ ujar Oksarlidady di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Oksarlidady menambahkan perusahaan juga akan terus meningkatkan nilai ekspor. Itu termasuk untuk komponen pembangkit listrik dengan target nilai ekspor di angka US$ 17 juta. Diharapkan ekspor mampu menambah devisa negara juga menambah nilai total ekspor perusahaan.

Selain komponen pembangkit listrik, Barata juga melakukan ekspor komponen kereta api ke berbagai negara dan tahun ini nilai ekspornya ditargetkan menyentuh angka US$23 juta.Sejak mengakuisisi pabrik Siemens Indonesia di Cilegon, yakni Siemens Power dan Gas-Turbine Components, Barata menargetkan untuk memperkuat posisi perusahaan di bidang pembangkit listrik. 

"Sebagai koordinator dalam program lokal konten pembangkit listrik, aset baru ini dapat meningkatkan penjualan untuk pasar lokal maupun internasional,"paparnya.

Sebelum melakukan ekspor ke Brasil, lanjut sambung Oksarlidady, Barata Indonesia juga telah melakukan ekspor komponen pembangkit listrik berupa blade ring dan combustion hamber. "Itu tujuan ekspornya ke Kaohsiung, Taiwan pada Oktober 2018," tutupnya.kbc11

Bagikan artikel ini: