Bebas bea masuk ke 4 negara Eropa, produk RI ini punya peluang besar

Senin, 17 Desember 2018 | 09:30 WIB ET
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia sudah menandatangani perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif dengan negara anggota European Free Trade Association (EFTA) yaitu Swiss, Liechtenstein, Islandia, dan Norwegia. Dengan adanya penandatanganan tersebut, banyak peluang produk Indonesia di pasar EFTA.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, peluang produk Indonesia yang dapat dipasarkan di negara EFTA dapat terlihat dari analisa ekspor potensial Indonesia pada 2018. "Produk dengan potensi ekspor terbesar dari Indonesia ke Swiss itu perhiasan dari logam mulia, kopi, dan alas kaki," kata Enggar, Minggu (16/12/2018). 

Dia menjelaskan, Indonesia juga memiliki kapasitas pasokan tertinggi untuk minyak sawit ke Swiss dan Islandia. Selain itu, menurut Enggar, produk dengan potensi permintaan terkuat di Swiss yaitu imunologi. 

Selain itu, dari sektor kelautan, Indonesia juga juga berpotensi mengekspor udang ke Islandia. Sementara kendaraan bermotor untuk mengangkut orang juga merupakan produk dengan potensi permintaan terkuat di Islandia. 

Enggar yakin persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan EFTA akan membawa ekonomi Indonesia lebih kuat. "Terlebih dapat berdaya saing, dan menarik bagi investor dari negara-negara maju anggota EFT ," tutur Enggar. 

Terlebih, penandatanganan perjanjian tersebut berlangsung di tengah melemahnya perdagangan dunia. Begitu juga dengan berlanjutnya ketidakpastian perdagangan antarnegara pada 2019 dan tahun-tahun selanjutnya. kbc10

Bagikan artikel ini: