Booming Esport jadi ladang bisnis menjanjikan

Senin, 26 November 2018 | 08:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Olahraga digital alias Esport belakangan mulai digandrungi masyarakat. Aktivitas 'bermain game' di gadget itu pun mulai dilirik kalangan industri terkait sebagai ladang bisnis baru. Game kini sudah berubah menjadi sebuah industri baru yang potensial untuk menghasilkan pendapatan yang menggiurkan.

Kepala Sekolah SMA 1 PSKD Jakarta Pusat Yohannes Siagian menyatakan, Esport mampu membuat bibit unggul yang akan menjadi pemain-pemain yang dibutuhkan dalam industri electronic sport atau Esport. Selain memiliki program binaan di sekolahnya untuk menerima siswa yang ingin menjadi atlit Esport. 

Sekolah ini juga memiliki beberapa program binaan lain di industri game, yaitu program pembuatan game, pembibitan atlit profesional game sampai media dan broadcasting yang khusus membuat konten game.

"Jadi di kita Esport beda sendiri. Ada coding kemudian kita ada online media dan broadcasting itu membuat konten. Karena Esport itu industrinya luas sekali ya bukan hanya main game saja," kata dia, Minggu (25/11/2018).

Ia menjelaskan, saat ini perkembangan Esport di Indonesia berkembang dengan pesat. Setelah pada pertengahan tahun lalu Esport masuk dalam salah satu cabang olahraga dalam Asian Games 2018 para gamers merasa diberikan pengakuan. Dalam skala pofesional, para atlit Esport Indonesia saat ini bahkan banyak yang sudah sukses dengan memiliki prestasi di tingkat nasional dan internasional. 

Mengenai pendapatan pun tidak main-main, banyak diantara para atlit game papan atas dalam Esport sudah mapu mengantongi Rp 100 juta/bulan dari berbagai sumber pendapatan.

Tidak hanya itu, lapangan pekerjaan baru untuk event organizer khusus helatan game juga banyak dibutuhkan. Selain itu industri game juga akan membutuhkan ahli dalam media dan broadcasting untuk menggarap konten dan suguhan dari permainan game yang akan disuguhkan pada para penonton yang menyukai turnamen Esport. 

"Kadang hanya nyangkut di situ, jadi banyak yang menganggap bahwa Esport itu hanya main game. Padahal bukan, Esport itu menyangkut sebuah game yang mencakup juga membuat konten online. Membuat konten event itu masuk ke konten, Esport itu lumayan banyak aspeknya," jelas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: