Kian moncer, transaksi Rifan sampai akhir tahun diproyeksi sentuh 1,1 juta lot

Minggu, 25 November 2018 | 07:22 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kian moncer pada tahun ini. Secara nasional, pencapaian hingga pertengahan November 2018 telah mencapai 1,01 juta lot. Capaian ini telah melebihi target yang ditetapkan sepanjang 2018 sebesar 1 juta lot. Hingga akhir 2018, transaksi RFB diproyeksikan mencapai 1,1 juta lot. Dan dari total transaksi yang berhasil dilakukan, hampir 90 persen disumbang oleh locogold.

Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka, Teddy Prasetya mengatakan, keberhasilan FRB untuk memacu kinerjanya pada tahun ini tidak lepas dari sosialisasi dan edukasi yang telah dilakukan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Untuk itu, pihaknya bersepakat untuk terus melakukannya di tahun-tahun yang akan datang.

“Selain karena kegiatan edukasi yang terus kami lakukan kepada nasabah, kenaikan transaksi ini juga dipengaruhi oleh lesunya pasar saham pada tahun ini. Kerugian pasar saham memicu investor untuk melakukan diferensiasi bisnis dengan mengalihkan investasi di industri perdagangan berjangka komoditi,” terang Teddy saat Media Training dengan tema “Mengenal Potensi Investasi Loco Gold pada Perdagangan Berjangka Komoditi” di kantor FRB Surabaya, Sabtu (24/11/2018).

Walaupun transaksi yang berhasil dicetak telah melebihi target, namun target dari penambahan jumlah nasabah baru menurut pengakuannya belum tercapai. Hingga saat ini, jumlah nasabah baru yang melakukan transaksi di Rifan masih sekitar 2.500 nasabah dari target 3 ribu nasabah. “Masih ada satu bulan lagi, semoga saja bisa mencapai target,” tambahnya.

Pencapaian kinerja yang cukup bagus juga terjadi di cabang Surabaya. Pimpinan Cabang RFB Surabaya, Leonardo mengatakan bahwa selama 6 tahun RFB berkarya di Surabaya, telah banyak pencapaian yang sudah diperoleh dan patut dibanggakan. Kinerja RFB Surabaya dalam 3 tahun terakhir juga sangat positif yang ditandai dengan pertumbuhan volume transaksi dan jumlah nasabah secara signifikan.

Bahkan hingga akhir Oktober tahun ini, RFB Surabaya berhasil mencatatkan pertumbuhan volume transaksi sebesar 121,539 lot atau naik 106,65 persen dibandingkan tahun 2017 pada periode yang sama. Sementara untuk jumlah nasabah baru yang berhasil dihimpun mencapai 225 nasabah, tumbuh 30,81 persen dari 31 Oktober tahun 2017.

"Kami menyadari bahwa kemajuan RFB Surabaya tidak lepas dari dukungan seluruh karyawan, para nasabah, dan stakeholder yang selama ini telah membantu kami dalam berbagai hal. Di usia yang ke 6 ini, kami ingin terus tumbuh dan berkembang dengan strategi Iayanan yang Iebih baik agar bisa menjadi perusahaan pialang berjangka yang lebih kompetitif, sehat dan bersama nasabah dan karyawan kami,” tandas pria yang akrab disapa Pak Leo ini.

Sebagai perusahaan pialang berjangka nasional terbesar di Indonesia. RFB terus memperluas Iayanan agar mudah menjangkau nasabah termasuk kehadirannya di kota pahlawan sejak 6 tahun silam. Dan RFB Surabaya memegang peranan penting dalam penumbuhan bisnis RFB selama ini.

“Saya berharap di usia yang ke-6, RFB Surabaya semakin matang dan bisa membuktikan sebagai cabang terbaik di tahun ini dan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Dengan melihat kondisi saat ini, baik Teddy maupun Leo sangat optimistis kinerja di tahun depan akan tumbuh semakin bagus. Teddy menargetkan transaksi di 2019 bakal tembus di angka 1,2 juta lot per tahun dan cabang Surabaya ditargetkan bisa naik 100 persen.kbc6

Bagikan artikel ini: