Kementerian kaji tarif sekali bayar masuk tol Jakarta-Surabaya

Kamis, 15 November 2018 | 15:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pembangunan jalan tol Trans Jawa hampir segera rampung, hal tersebut menyusul akan segera diresmikannya beberapa ruas tol Trans Jawa pada tahun ini.

Ditargetkan, jalan tol yang menghubungkan dari Jakarta hingga Surabaya itu bisa digunakan oleh masyarakat pada musim mudik Lebaran 2019 mendatang.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto mengatakan, setelah beroperasi seluruhnya pembayaran pada jalan tol Trans Jawa tersebut nantinya akan terintegrasi.

Artinya, para pengguna jalan hanya cukup membayar satu kali saja ketika masuk jalan tol yang menghubungkan dari Jakarta menuju Surabaya.

"Mestinya kalau seluruh jalan tol sudah tersambung, termasuk tol Jabodetabek (bisa terintegrasi) Semoga tiadak ada hambatan-hambatan," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (15/11/2018).

Saat ini lanjut Sugiyartanto pihakanya sedang melakukan perhitungan-perhitungan mengenai tarif yang sesuai jika jalan tol tersebut terintegrasi. Dirinya berharap jika integrasi pembayaran sudah mulai bisa dijalankan pada saat musim mudik Lebaran mendatang.

"Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ) sedang menghitun hal tersebu agar (pembayarannya) bisa terintegrasi. Akan diupayakan (mudik Lebaran 2019)," ucapnya.

Saat ini sendiri, pembayaran jalan tol Trans Jawa sendiri masih menggunakan mekanisme parsial. artinya, bagi para pengguna jalan yang akan menggunakan jalan tol dari Jakarta menuju Surabaya harus membayar dengan cara mencicil di setiap gerbang tol yang ada.

"Memang mestinya dijumlah karena masih parsial. Namun sedang dipikirkan untuk supaya ada diskon yang win-win solution," jelasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan perhitungan Okezone tarif tol Jakarta-Surabaya adalah Rp580.760. Jumlah tersebut berdasarkan perhitungan jumlah uang yang harus dibayarkan setiap memasuki Gerbang Tol dari Jakarta hingga Surabaya.

Pertama adalah, kendaraan melalui ruas tol Jakarta Cikampek dengan tarif Rp15.000. Kemudian kendaraan membayar kembali sebesar Rp96.000 untuk melalui ruas tol Cikopo-Palimanan. Setelah itu pengguna jalan juga harus membayar lagi sebesar Rp11.500 untuk masuk tol Palimanan-Kanci.

Lalu, pengendara masuk menuju tol Kanci-Pejagan dan langsung tembus hingga Pemalang. Adapun tarifnya adalah sebesar Rp81.500 dengan tarif Kanci-Pejagan sebesar Rp24.000 dan Pejagan Pemalang dengan tarif sekitar Rp57.500.

Kemudian kendaraan memasuki jalan tol selanjutnya adalah Pemalang-Batang sepanjang 39,2 kilometer (km) yang saat ini belum ada tarifnya. Jika diasumsikan Rp1000 per kilometer makan tarif jalan tol ini adalah sebesar Rp39.000. Kemudian kendaraan harus membacara sekitar Rp75.000 untuk melintasi tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer (asumsi Rp1.000 per km).

Berikutnya, pengguna kendaraan masuk ke tol Semarang sampai tembus ke Solo seksi I dengan tarif Rp 7.000, dilanjutkan tol Semarang - Solo seksi II Rp7.500, dan melaju ke tol Semarang - Solo seksi III Rp1.000. Kemudian lanjut perjalanan dari Tol Solo menuju Ngawi bertarif Rp90.000, dihitung menggunakan tarif dasar Rp1.000 per km dikalikan 90,43 km.

Lalu kendaraan harus membayar sekitar Rp113.100 untuk melintasi ruas tol Ngawi-Kertosono dengan asumsi Rp1.300 per kilometer. Lalu pengguna jalan harus membayar masing masing sekitar Rp10.000 untuk Kertosono-Mojokerto seksi III, Kertosono-Mojokerto seksi II sebesar Rp1.160, Kertosono-Mojokerto seksi III Rp4.000.

Dan yang paling akhir pengguna harus membayar sekitar Rp29.000 untuk melintasi jalan tol Surabaya-Mojokerto sebesar Rp29.000. Jika ditotalkan, tarif jalan tol Jakarta Surabaya adalah sebesar Rp580.760. kbc10

Bagikan artikel ini: