Kinerja makin moncer, laba bersih Bank Jatim di Agustus 2018 capai Rp928 miliar

Selasa, 18 September 2018 | 19:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja Bank Jatim dengan kode emiten BJTM terus meningkat. Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Satyagraha mengatakan bahwa pada Agustus 2018 ini, kinerja keuangan Bank Jatim menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Aset Bank Jatim tumbuh 12,05 persen atau menjadi sebesar Rp. 59,74 triliun dan laba bersih Bank Jatim tercatat Rp. 928,05  miliar, tumbuh 3,50 dibanding Agustus tahun lalu,” ujar Ferdian dalam paparan publik tentang pencapaian dan kinerja keuangan per Agustus 2018 (unaudited) di Gedung Bursa Efek Indonesia di Surabaya, Selasa (18/9/2018). 

Sementara untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 13,09 persen dibanding tahin lalu,, sehingga CASA bankjatim masih terjaga dengan baik sebesar 67,57 persen. Pertumbuhan Kredit Bank Jatim juga mengalami peningkatan sebesar 6,60 persen dengan pertumbuhan kredit terbesar berada pada Sektor Konsumsi yang mengalami kenaikan sebesar 8,78 persen.

“Sektor konsumsi terutama Kredit Multiguna adalah sektor penyumbang terbesar dan teraman di Bank Jatim. Dengan porsi sebesar 56,87 persen dari total keseluruhan kredit Bank Jatim dan menghasilkan NPL terendah hanya sebesar 0,26 persen. Bank Jatim mengedepankan ekspansi kredit yang tepat guna juga prudent, dengan menjaga kredit lancar dan kredit baru untuk tidak menjadi penyumbang NPL dan tidak menimbulkan biaya CKPN yang tinggi,” tambahnya.

Adapun rasio keuangan Bank Jatim pada Agustus 2018 sebagai berikut, ROA 3,36 persen, ROE 19,98 persen, dan NIM 6,45 persen. Rasio tersebut menunjukkan kapabilitas bankjatim yang baik dalam menghasilkan laba. 

Sementara per Agustus 2018, Bank Jatim memiliki total layanan sebanyak 1.638 layanan, baik layanan konvensional maupun syariah. Ditambah dengan layanan ATM Bersama dan jaringan Prima serta Prima Debit. Juga yang terbaru, bankjatim telah bergabung dalam GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) yang berarti kartu ATM Bank Jatim dapat digunakan pada seluruh ATM dan merchant di Indonesia yang berlogo ATM Bersama, Prima dan GPN tanpa dikenakan biaya apapun.

“Digitalisasi perbankan juga menjadi salah satu konsentrasi bankjatim dalam meningkatkan layanannya. Terbukti 12.500 kartu Bank Jatim flazz telah beredar di masyarakat per juni 2018. Kartu Bank Jatim Flazz merupakan layanan uang elektronik Bank Jatim bekerjasama dengan BCA,” terang Ferdian. 

Berbagai layanan yang tersedia pada fasilitas electronic channel yang telah dimiliki Bank Jatim (ATM, SMS Banking, Internet Banking, Mobile Banking)  antara lain Pembelian pulsa, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan, SPP untuk sekolah dan universitas, Pembayaran Tagihan Listrik dan PDAM, Kartu Kredit, TV Kabel, Peti Kemas, Karoseri, Multifinance, Tiket Kereta, Tiket Pesawat, dll, diharapkan menjadi solusi perbankan bagi nasabah dan masyarakat untuk dapat bertransaksi perbankan tanpa harus antri dan tanpa henti setiap saat.

Layanan yang dimiliki bankjatim kian lengkap setelah Layanan Jatim Prioritas resmi beroperasi sejak awal 2015. Juga dengan adanya sinergi antara bankjatim dengan Asuransi Sinarmas MSIG Life serta Jiwasraya dalam layanan bancassurance semakin melengkapi alternatif pilihan transaksi perbankan masyarakat.  

Sampai dengan Agustus 2018, jumlah nasabah tabungan Simpeda Bank Jatim sebanyak 1,86 juta nasabah dengan nominal sebesar Rp. 11,87 triliun atau meningkat dari tahun sebelumnya  sebesar 13,20 persen. Dan yang paling membanggakan adalah selama 10 tahun berturut-turut, bankjatim menjadi penghimpun tabungan Simpeda terbesar di seluruh BPD di Indonesia.kbc6

Bagikan artikel ini: