Klaim hemat hingga 20%, Gyproc Indonesia gencar penetrasi pasar 3 produk barunya ini

Rabu, 29 Agustus 2018 | 19:49 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Teknologi bahan bangunan terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini berimbas pada persaingan di pasar tersebut yang cukup ketat. Kalangan pelaku industri pun terus mengeluarkan inovasi baru terhadap produk yang dihasilkannya.

Seperti yang dilakukan Saint-Gobain Gyproc Indonesia selaku produsen papan gypsum dengan merek Gyproc yang baru saja merilis tiga produk andalannya untuk dinding gypsum, yakni Habito, Glasroc H, dan XRoc.

Ketiga produk tersebut dipamerkan dalam ajang “Pameran Perkembangan Teknologi Bahan Bangunan &  Konstruksi Tahun 2018”.di The Square Ballroom Surabaya, pada 28-30 Agustus 2018.

Product Manager Saint-Gobain Gyproc Indonesia, Rini Anggraeni menuturkan, pihaknya terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan plafon dan dinding partisi berbahan gypsum yang bermutu tinggi dan berkualitas, baik dari segi inovasi produk maupun pelayanan.

“Sudah menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan produk berkualitas bagi konsumen. Termasuk dalam hal ini dengan hadirnya inovasi-inovasi dengan ragam varian baru, untuk memberikan berbagai pilihan produk yang dibutuhkan oleh konsumen,” jelas Rini di sela pameran, Rabu (29/8/2018).

Sales Coordinator Saint-Gobain Gyproc Indonesia Wilayah Jawa Timur, Tri Agus Susanto menambahkan, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan edukasi tiga produk inovasi terbaru dari Gyproc, antara lain Habito, Glasroc H, dan XRoc.

Dipaparkannya, Habito merupakan sistem dinding kering Gyproc yang diklaim lima kali lebih kuat daripada dinding gypsum standar. Sementara, Glasroc H adalah inovasi Gyproc yang didesain khusus untuk ruangan yang memiliki kelembapan tinggi.

Terakhir, XRoc adalah inovasi lain dari Gyproc dalam memenuhi kebutuhan pada fasilitas kesehatan karena memiliki performa antiradiasi sinar-X sehingga cocok untuk dinding ruangan X-Ray pada rumah sakit.

"Melalui edukasi tiga produk baru ini, kami ingin mengubah mindset masyarakat kalau gypsum bisa digunakan pada dinding bangunan. Karena selama ini masyarakat masih mengira gypsum tidak bisa digunakan lantaran bersifat lunak," ujarnya.

Padahal, lanjut dia, penggunaan dinding gypsum memiliki banyak keunggulan, diantaranya praktis, pengerjaan yang jauh lebih cepat, kuat, dan tentunya berimbas kepada efisiensi biaya operasional.

"Kalau penghematan waktu pengerjaan bisa sampai 40-50 persen dibanding dinding konvensional.  Namun secara keseluruhan bisa kami katakan efisiensinya bisa mencapai 20 persen," ujar Agus.

Selama ini, dia bilang, penjualan Gyproc selain ditopang oleh ritel juga berbagai proyek seperti apartemen, gedung perkantoran, rumah sakit, dan perumahan.

Soal harga jual, Agus menyebut masih cukup kompetitif. Untuk satu lembar papan gypsum ukuran 120x140 cm rata-rata dibanderol di kisaran Rp 51.000 - 53.000. kbc7

Bagikan artikel ini: