Hindari virus, pengguna gadget disarankan sewa Wi-Fi personal

Jum'at, 27 Juli 2018 | 07:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Jaringan Wi-Fi publik atau public Wi-Fi yang biasa ditawarkan di berbagai titik di kota besar secara gratis memang menggiurkan. Fasilitas ini biasa dimanfaatkan traveler atau para pengguna Wi-Fi untuk mengakses internet tanpa harus membayar kuota kepada jejaring operator.

Namun demikian, meski memudahkan, bahkan memanjakan para pengguna gawai, fasilitas Wi-Fi publik ini bukan tak menutup kemungkinan bakal mengancam pengguna.

Pendiri JavaMifi, brand lokal penyedia poket Wi-Fi, Aninditya Maris, mengatakan ancaman gawai terkoneksi dengan Wi-Fi publik adalah terinfeksi virus dan tersadap datanya.

"Bayangkan kalau kita melakukan transaksi Internet banking menggunakan Wi-Fi publik. Data kita menjadi tak aman," katanya baru-baru ini.

Salah satu solusi untuk mengantisipasinya adalah menggunakan personal Wi-Fi. Saat ini sedang marak disewakan personal-personal Wi-Fi khususnya untuk traveler yang kerap bepergian ke luar negeri. Personal Wi-Fi memungkinkan traveler lebih mudah mengakses Internet tanpa harus membeli kartu SIM.

Personal Wi-Fi, menurut Andin, aman dari ancaman virus karena penyedianya telah bekerja sama dengan beberapa operator lokal. Seperti saat menggunakan kartu SIM, data pengguna poket Wi-Fi pun dipastikan aman. Selain itu, penyebaran virus dipastikan minim terjadi. Selain itu pun layanan personal Wi-Fi akan menjamin keamanan penggunanya.

"Perusahaan penyewaan poket Wi-Fi memiliki layanan teknisi servis 24 jam. Bila terjadi masalah, pengguna bisa mengadu dan akan langsung ditangani," kata Andin. kbc10

Bagikan artikel ini: