Bukalapak bidik 70 juta pengunjung di akhir 2018

Jum'at, 27 Juli 2018 | 07:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan yang juga merupakan salah satu unicorn di Indonesia, Bukalapak menargetkan jumlah pengunjung pada akhir 2018 bisa menyentuh di atas 70 juta kunjungan.

Bukalapak terus berinovasi membuat program-program baru seperti Badai Uang Bukalapak guna meningkatkan jumlah pengunjung atau pembeli dan transaksi dalam aplikasinya.

VP of Marketing Bukalapak Bayu Sterling mengatakan, pihaknya berencana membuat berbagai program baru lagi yang lebih besar pada Kuartal IV 2018.

"Kita punya data, jumlah pengunjung per bulan itu di atas 50 juta. Potensi masih gede. Lewat program-program baru yang lebih besar ini, jumlah pengunjung sampai akhir tahun bisa melewati batas 70 juta," ungkap dia di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Demi menggapai tujuan itu, Bayu menyatakan, Bukalapak akan lebih meningkatkan inovasi yang bersifat customer oriented.

Bukan hanya jumlah kunjungan, ia mengatakan, Bukalapak juga punya asa untuk meninggikan keberadaan unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) atau yang disebut pelapak di aplikasinya.

"Keinginan kita di akhir tahun ini, jumlah pelapak naik dari 3 juta jadi 5 juta dari jumlah UKM di Indonesia yang antara 40-50 juta unit," jelas dia.

"Nafas kita masih jauh. Mudah-mudahan Bukalapak bisa melangkah lebih cepat lagi. Sehingga penetrasi e-commerce di Indonesia semakin luas," dia menambahkan.

Lebih lanjut, Bayu pun turut menerangkan terkait rasio jumlah pengunjung dengan kegiatan transaksi yang terjadi dalam aplikasi. Meski tidak dapat menyebutkan angka pasti, ia menyebutkan perbandingan jumlah kunjungan dan transaksi berkisar belasan persen.

"Salah satu fokus kita untuk meningkatkan angka transaksi adalah dengan meningkatkan performance aplikasi Bukalapak di android. Kalau kita semakin mendorong traffic yang ada di apps, kita yakin bisa meningkatkan angka transaksi yang ada. Rasio angka transaksi terhadap jumlah pengunjung bisa belasan persen," tutur dia. kbc10

Bagikan artikel ini: