Incar investor lokal, Tanrise Property bangun superblok pertama di Jember

Rabu, 25 Juli 2018 | 08:44 WIB ET
Dirut PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Belinda Natalia
Dirut PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Belinda Natalia

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pasca mencatatkan saham perdananya di bursa, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) atau Tanrise Property terus mengebut proyek properti di sejumlah daerah.

Setelah melakukan pembangunan dua proyek highrise di Surabaya, Tanrise Property menyiapkan proyek baru berupa kawasan superblok Tanrise City Jember di kota Jember, Jawa Timur (Jatim) senilai Rp 600 miliar.

Dirut PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Belinda Natalia mengatakan, antusiasme publik saat book building dan kepercayaan investor pasar modal dengan dana yang terserap dari masyarakat sebesar Rp 244,5 miliar serta kenaikan harga saham RISE sebesar 205 persen dari semula Rp 163 per saham menjadi Rp 498 per saham pada penutupan pada 23 Juli 2018 lalu, telah memberikan optimisme tersendiri bagi perseroan.

"Kami betul-betul termotivasi untuk menyelesaikan beberapa proyek yang telah ada dan sekaligus menyiapkan proyek baru yang memanfaatkan landbank yang telah kita miliki di beberapa lokasi," kata Belinda di Surabaya, Selasa (24/7/2018).

Belinda menjelaskan, dua proyek yang kini dalam tahap penyelesaian adalah proyek Voza Premium Office dan The 100 Residenca. Sejak awal, kedua proyek yang berada di Surabaya itu akan diselesaikan dengan menggunakan dana IPO, masing-masing 53 persen untuk proyek Voza Premium Office dan 47 persen untuk proyek The 100 Residence.

"Untuk Voza Premium Office saat ini tahap finishing dan serahterima direncanakan pada akhir tahun 2018 ini. Progres penjualannya saat ini sudah mencapai 60 persen. Sdangkan untuk The 100 Residence saat ini telah mencapai lantai ke 21 dari 33 lantai dan ditargetkan serah terima unit pada kuartal pertama 2019. Progres penjualan telah mencapai 40 persen," jelasnya.

Sedangkan salah satu proyek baru yang digagas dan kini dalam tahap persiapan adalah proyek kawasan superblok Tanrise City Jember di atas lahan seluas 12 hektar (ha) di kota Jember. Lahan seluas itu akan digunakan untuk zona komersial seluas 5 ha dan zona residensial seluas 7 ha.

Proyek superblok sendiri terdiri dari Commercial Shophouse, 200 unit Serviced Apartement, Lifestyle Mall, Hotel & Convention Hall, Commercial Strip, Retail Centre dan Residensial. Sebagai bentuk keseriusan menggarap proyek baru ini, perseroan telah melakukan kegiatan site clearing di lapangan pada bulan Juni 2018 lalu telah melalukan agent gathering pada 18 Juli 2018 lalu.

"Saat ini kita sedang menyelesaikan semua izin terkait rencana pembangunan proyek ini. Bersamaan dengan semua izin selesai, kita akan memulai pembangunannya. Saat ini kami juga sudah mulai membukan kantor operasional disana. Mungkin yang pertama kita bangun dulu nanti adalah shophouse," ungkap Belinda.

Soal harga, dia menyebut, saat ini masih dibuka penjualan untuk Commercial Shophouse yang dipatok di kisaran Rp 1,9 miliar hingga Rp 2,3 miliar per unit. Sementara untuk serviced apartment sebanyak 200 unit baru akan dibuka penjualan akhir tahun ini. Saat ini harga untuk apartemen di kisaran Rp 17 jutaan per meter persegi.

Direktur Operasional Jaya Sukses Makmur Sentosa, Daniel Richard menambahkan, selain memiliki pertumbuhan sektor properti yang cukup bagus, Jember juga cukup berpotensi untuk pengembangan proyek superblok.

"Kami punya landbank yang bagus dan sudah waktunya untuk dikembangkan. Sasaran kami adalah investor di Jember karena selama ini mereka banyak berinvestasi di luar Jember. Makanya kami memberi peluang pada warga Jember untuk berinvestasi di daerahnya sendiri. Kalau ini terealisasi maka Jember merupakan kota pertama yang memiliki superblok," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: