Armuji: Pengemudi online dan konvensional harus harmonis

Selasa, 22 Mei 2018 | 10:37 WIB ET
Ketua DPRD Surabaya Armuji
Ketua DPRD Surabaya Armuji

SURABAYA, kabarbisnis.com: Dalam kesempatan berbuka puasa bersama ratusan pengemudi transportasi online, Senin (21/5/2018), Ketua DPRD Surabaya Armuji menyampaikan, Ramadan menghamparkan banyak kesempatan untuk menggali banyak makna kehidupan, terutama yang berkaitan dengan pengabdian ke masyarakat.

”Kehidupan masyarakat adalah sajadah yang terhampar luas, tempat kita beribadah sosial. Seperti teman-teman pengemudi transportasi online, panjenengan semua adalah pahlawan bagi keluarga dan bagi banyak orang lain. Panjenengan membantu mengantarkan banyak orang bekerja, menjenguk saudaranya ke rumah sakit, mengantarkan makanan berbuka puasa dan sahur, membawa obat untuk pasien yang membutuhkan, dan sebagainya,” kata Armuji.

Oleh karena itu, DPRD Surabaya berterima kasih kepada para pengemudi ojek online dan semua pelaku transportasi lainnya yang telah banyak membantu memperlancar aktivitas warga Surabaya.

Pengurus Koperasi Mitra Go-Jek dan Grab, Muchtar Helmi, berterima kasih kepada Ketua DPRD Surabaya Armuji yang telah memperhatikan komunitas pengemudi online. ”Selama ini memang jika ada kendala yang dihadapi teman-teman pengemudi transportasi online, Pak Armuji dan DPRD Surabaya yang selalu membantu, menjembatani agar tidak terjadi perselisihan dengan pengemudi transportasi konvensional,” ujarnya.

Harmonisasi antara pengemudi transportasi online dan konvensional itu pun kini semakin terjalin baik. Di sejumlah tempat yang semula terjadi pertentangan cukup tajam, kini mulai mencair. Sudah lahir solusi yang saling menguntungkan semuanya. Misalnya di Terminal Purabaya, pengemudi transportasi online sudah diperbolehkan untuk menjemput penumpang di titik tak jauh dari terminal tersebut.

”Kami berharap ke depan semakin harmonis dan semuanya berlangsung dengan penuh persaudaraan. Pak Armuji dan DPRD Surabaya selalu menjembatani hal tersebut,” ujar Muchtar Helmi.

Armuji pun mengapresiasi kekompakan para pengemudi transportasi online. Sejak awal masuk ke Surabaya, dia berupaya membantu menjembatani aspirasi di antara para pengemudi usaha transportasi di Surabaya.

”Teman-teman memang selalu berkoordinasi dengan kami, dan tentu kami berupaya membantu semaksimal mungkin.  Untuk pembentukan koperasi pengemudi transportasi online, kami juga dilibatkan,” ujarnya.

”Saya senang, apa-apa yang menjadi ketentuan, selalu dipenuhi oleh teman-teman. Seperti aturan bergabung dengan koperasi, tentu ini sangat penting. Dengan bergabung ke koperasi, ada fasilitas uji kendaraan. Jika ada driver yang melakukan perbuatan kurang baik ke penumpang, bisa dideteksi karena database-nya ada di koperasi. Saya salut, dan berharap ke depan bisa berkembang dengan baik,” imbuh Armuji.

Armuji menambahkan, transportasi berbasis online tidak bisa ditolak karena merupakan tuntutan teknologi sesuai perkembangan zaman. Yang perlu dilakukan adalah saling berkolaborasi serta merangkul para pengemudi transportasi konvensional, sehingga bisa mencari rezeki bersama-sama tanpa ada pertentangan. Harmonisasi ini pun secara perlahan terus terjadi, misalnya kini sejumlah perusahaan transportasi konvensional pun mulai membuat aplikasi pemesanan online.

”Pokoknya yang rukun dan guyub semuanya,” pungkas Armuji. kbc1

Bagikan artikel ini: