Asosiasi Mainan Indonesia gandeng China bangun pabrik di Indonesia

Senin, 30 April 2018 | 08:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) meneken nota kesepakatan (MoU) dengan Chaiyu Exshibition tentang kerja sama bilateral antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha Guangzhou, China dalam investasi mainan anak di Indonesia.

Ketua Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas menyatakan, selama ini industri lokal masih melakukan impor dari China. Oleh sebab itu, AMI melakukan kerja sama bilateral dengan perusahaan asal China untuk membangun pabrik di Indonesia dalam rangka pengadaan komponen seperti, gear box, baut, dan keypad. Namun, ia belum dapat membocorkan nilai investasi dari kerjasama tersebut.

Sutjiadi juga mengungkapkan kerjasama ini akan dilakukan secepatnya. “Rencananya Juli bersamaan dengan pameran mainan di Indonesia,” ucap Sutjiadi akhir pekan lalu.

Dia mengatakan, untuk pembangunan pabrik mereka telah mempersiapkan lahan seluas lima hektar (ha) dan akan menggandeng kawasan terpadu Kendal Industrial Park sebagai developer. Menurut Sutjiadi, sampai saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik untuk berinvestasi.

“Sudah ada delapan perusahaan yang tertarik, dan ada tiga pengusaha Indonesia yang mencari mitra kerja sama pengembangan investasi di Indonesia yang berbasis alih teknologi,” sebutnya.

Saat ini, sektor usaha mainan anak sedang mengalami penurunan, walaupun menurut dia pasar mainan anak di Indonesia masih baik. “Penjualan kuartal I-2018 sekitar 20 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya,” ujar Sutjiadi. kbc10

Bagikan artikel ini: