Penjualan motor dan mobil melambat, pendapatan Mitra Pinasthika turun tipis

Minggu, 1 April 2018 | 17:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer otomotif di Indonesia tercatat raih peningkatan laba utama sebesar 16%, dan peningkatan laba bersih sebesar 6,6% menjadi Rp 384 miliar untuk tahun 2017.

Pada saat yang bersamaan, penjualan produk kendaraan roda dua (2W) dan kendaraan roda empat (4W) perseroan lebih lambat dari yang diharapkan sehingga pendapatan yang diperoleh lebih rendah. Alhasil, pendapatan perseroan sekitar Rp 16.1 triliun atau turun 3.1%.

Group Chief Executive Officer MPMX, Rudy Halim menyebut, tahun 2017 sebagai tahun yang penuh tantangan terutama pada semester pertama. Perseroan kemudian tetap menanggapi tantangan tersebut sehingga sukses menghasilkan pertumbuhan yang positif

“Perseroan secara konsisten memastikan faktor-faktor utama pengoperasian seperti cost leadership, peningkatan produktivitas, dan pertumbuhan positif arus kas operasional yang pengimplementasiaanya secara terus-menerus dan berkelanjutan,” kata Rudy dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Minggu (1/4).

Meski menorehkan peningkatan laba utama, tetapi pendapatan neto mengalami penurunan sebesar 3,1% YoY menjadi Rp 16,1 triliun. Hal ini diakibatkan oleh penjualan produk 2W dan 4W yang menurun, walaupun lebih baik dari kondisi pasar secara keseluruhan di sektor sejenis.

Dengan kondisi tersebut, MPMX tetap optimistis bisa tingkatkan kinerja bisnis tahun ini, salah satu strateginya adalah meluncurkan lini bisnis baru.

“Kami telah meluncurkan model bisnis baru yang diharapkan bisa membuat transformasi dalam bisnis Perseroan secara keseluruhan dan secara bersamaan meningkatkan Perseroan ke tahap berikutnya dalam 2 - 3 tahun ke depan. Kami sangat bersemangat untuk menemukan ‘S-curve’ baru untuk MPM,” pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: