5 Persen pilot helikopter terancam menganggur, ini penyebabnya

Rabu, 31 Januari 2018 | 08:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sekitar 5 persen dari 300 pilot helikopter di seluruh Indonesia berpotensi menganggur pada tahun ini. Penyebabnya adalah, perusahaan migas yang biasa bekerja sama mengalami penurunan kegiatan sehingga kontrak tak lagi diperpanjang.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Asosiasi Pilot Helikopter Indonesia (APHI), Yunus Imanuddin di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (30/1/2018). "Kan kita kontraknya biasanya dengan oil company sekarang dengan harga minyak yang rendah sehingga kegiatan eksplorasi sekarang menurun," katanya.

Dipaparkannya, sebagian sistem pilot helikopter di sebuah perusahaan hanya kontrak, tapi ada juga yang menjadi karyawan tetap.

Lebih lanjut dia menilai, pemerintah kurang memaksimalkan penerbangan helikopter di Indonesia. Padahal banyak tempat yang hanya bisa dijangkau oleh helikopter.

"Ambil contoh pariwisata, tidak semua daerah-daerah bisa didarati oleh pesawat kan. kalau pesawat kan harus membangun airport," ujarnya.

Saat ini ada sekitar 25 perusahaan helikopter di Indonesia, tapi tidak semua dimaksimalkan dengan baik oleh pemerintah. Sebab, penerbangan dengan helikopter tidak membutuhkan bandara khusus untuk dilandasi.

"Saran saya maksimalkan helikopter untuk memaksimalkan pariwisata juga," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: