Ngeri, AS sedang diserang wabah flu mematikan

Senin, 29 Januari 2018 | 17:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Amerika Serikat sedang dilanda epidemi flu yang menelan banyak korban jiwa sejak musim dingin akhir tahun lalu. Jumlah korban jiwa akibat flu ini mencapai 37 anak, dan yang mengkhawatirkan, jumlah ini diprediksi akan terus bertambah.

Otoritas Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS memperkirakan jumlah korban jiwa secara total, termasuk anak-anak dan orang dewasa, bisa menembus angka 50.000 orang. Jumlah ini berdasarkan korban epidemi flu 2014-2015 lalu yang menewaskan 56.000 orang dari 710.000 kasus. Musim flu diperkirakan selesai akhir Maret nanti.

"Terdapat peningkatan kasus setelah liburan musim dingin. Angka tertinggi terdapat di anak-anak. Kami menduga flu menyebar seiring anak-anak kembali bersekolah," kata Dan Jernigan, direktur di Pusat Imunisasi dan Penyakit Pernapasan Nasional.

Jernigan mengatakan, warga lanjut usia juga tampak lebih rentan menghadapi flu. Beberapa daerah yang melaporkan wabah flu di atas rata-rata antara lain di California, Minnesota, dan New York. kbc9

Bagikan artikel ini: