Pilot ucapkan kata rasis, ini sikap Garuda Indonesia

Selasa, 21 November 2017 | 12:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai nasional PT Garuda Indonesia meminta maaf atas kejadian kurang mengenakkan di bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara, saat seorang pilot Garuda mengucapkan kalimat bernada rasis.

Dalam pernyataan tertulisnya, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono membenarkan kejadian tersebut dan menyesalkan pernyataan yang dilontarkan pilot itu, tanpa menyebutkan namanya.

"Rekaman video percakapan antara pilot Garuda Indonesia dan petugas bea cukai tersebut terjadi pada tanggal 31 Oktober 2017 di bandara Silangit," tulis Hengki.

Ketika itu pesawat dengan nomor penerbangan GA8510 baru mendarat di Bandara Silangit. Setelah penumpang turun, petugas bea dan cukai setempat masuk kabin dengan maksud memeriksa pesawat dan tas kru.Menurut Hengki, pilot menolak diperiksa karena selama ini memang belum pernah ada pemeriksaan di dalam kabin. Namun akhirnya si pilot mengizinkan dilakukannya pemeriksaan.

"Pada saat pilot memberikan penolakan secara tidak sengaja dalam kondisi emosi terucap kata-kata yang bernada menyinggung etnis tertentu dan maskapai tertentu," kata Hengki.

"Garuda Indonesia sangat menyesalkan perilaku dan pernyataan pilot tersebut. Garuda Indonesia memastikan pernyataan yang diucapkan pilot tersebut merupakan hal yang bertentangan dengan komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang menjunjung tinggi etika keberagaman budaya dalam budaya kerja yang dijalankan perusahaan," imbuh dia. kbc4

Bagikan artikel ini: