Program hibah kapal nelayan kecil baru terserap 12,9 persen

Selasa, 7 November 2017 | 19:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Memasuki bulan Oktober, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (DJPT KKP) ternyata baru mendistribusikan 101 kapal untuk nelayan. Bantuan armada tangkapan ikan ini sedianya  diharapkan mampu menjaring lebaih banyak nelayan lokal yang melaut dan meningkatkan tangkapannya.

"101 itu kapal yang berukuran 3 GT (groos tonage) dan 5 GT," ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja, di Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Ada pun ke-101 kapal ikan tersebut, menurut Sjarief, telah didistribusikan kepada nelayan di beberapa daerah yang membutuhkan. "Sudah (didistribusikan kepada nelayan) ada yang di Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB, Rembang," kata Sjarief.

Direktur Kapal Api dan Alat Tangkap Ikan Agus mengakui ke-101 kapal perikanan ini merupakan bagian dari 782 kapal perikanan yang ditargetkan akan dibangun tahun ini. Agus tetap optimis  seluruh kapal perikanan yang saat ini sedang dibangun tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada Minggu ketiga Desember 2017."Itu (Minggu ketiga Desember) sudah selesai dibangun dan sudah didistribusikan kepada nelayan," ujar Agus.

Sebagai informasi saja dari 782 kapal perikanan yang dibangun tersebut, kapal berukuran di bawah 5 gross tonnage (GT) sebanyak 243 unit, kapal 5 sebanyak GT 384 unit, kapal 10 GT sebanyak 134 unit, kapal 20 GT sebanyak 15 unit, dan kapal 30 GT sebanyak 6 unit.

DJPT juga berhasil menyelesaikan pembangunan kapal perikanan pada tahun anggaran 2016 sebanyak 754 unit. Jumlah ini terdiri dari 371 kapal berukuran di bawah 5 GT, 185 unit kapal dengan bobot 185 unit, kapal 10 GT sebanyak 120 unit, 60 unit kapal berukuran 20 GT, den 18 unit kapal berbobot 20 GT.kbc11

Bagikan artikel ini: