Resmi sapa pasar Indonesia, GoPro Hero6 dibanderol Rp7,5 juta

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 23:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: GoPro Hero6 akhirnya secara resmi menyambangi Indonesia melalui jalur distribusi Erajaya. Kamera aksi terbaru GoPro ini menjadi produk perdana yang diboyong Erajaya.

Erajaya membanggakan fitur baru Hero6 yang diklaim jauh lebih mutakhir. Sejumlah fitur itu adalah prosesor GP1 dengan kualitas video 4K 60fps serta slow motion dengan kualitas 1080/240p.

Dari segi piranti lunak, Hero6 dilengkapi fitur QuikStories. Fitur ini yang memungkinkan video yang diambil lewat Hero6 rampung lebih cepat.

Lewat QuikStories, proses penyuntingan jadi lebih sederhana. Selain itu hasil jadinya bisa langsung diimpor ke ponsel yang terhubung. Tujuannya, agar bisa lebih cepat diunggah ke media sosial.

"Hero6 ini bisa diperoleh dengan harga Rp7,499 juta," kata Director Marketing and Communications Erajaya Group Djatmiko Wardoyo di peluncuran Hero6 di Jakarta, Jumat (13/10).

Menyoal harga yang cukup tinggi, Erajaya tak begitu khawatir. Amir Hamzah, Director PT Sinar Eka Selaras (SES) anak perusahaan Erajaya, menilai keberadaan kamera aksi sudah tak lagi masuk ke dalam kategori barang mahal.

Lihat juga: Sempat Redup, Bisnis GoPro Mulai Bersinar Kembali

Selain itu, Amir mengatakan Hero6 bakal ditujukan juga untuk pasar yang lebih luas yakni para vlogger maupun traveler yang kerap mengabadikan kegiatannya.

"GoPro tidak hanya melayani market extreme sport, tapi sudah masuk ke tier dua yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari," pungkas Amir. kbc10

Bagikan artikel ini: