Raup 180 peminat, apartemen The Sukolilo Residences siap naik harga

Senin, 2 Oktober 2017 | 01:09 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Di tengah ketatnya persaingan di pasar properti, DR Property rupanya cukup sumringah atas respon konsumen terhadap proyek terbarunya, The Sukolilo Residences. Pasalnya, peminat apartemen yang berlokasi di kawasan Sukolilo, Surabaya Timur tersebut mendapat animo yang luar biasa.

Dalam even pemilihan unit yang digelar di Atrium Grand City Surabaya, Minggu (1/10/2017), ada lebih dari 180 peminat yang masuk. Mereka telah menyetujui tanda minat yang mulai dibuka sejak 18 Juli 2017 lalu.

Direktur Utama DR Property, Yandi Bagus Tedja mengungkapkan, animo konsumen terhadap proyek high rise yang dibangunnya sangat tinggi. "Ya hari ini yang masuk sudah 180 tanda minat dan jumlah ini bisa jadi akan terus bertambah, padahal kita buka pertama untuk 127 unit," katanya.

Dipaparkannya, pembeli yang berhak melakukan pemilihan unit ialah yang telah melunasi tanda minat sebesar Rp 3 juta. Kemudian jika telah memilih unit maka pembeli harus melunasi tambahan booking fee Rp 5 juta

"Karena tanda minat yang masuk melebihi kuota yang kita buka, kita akan membuka lagi penjualan tahap berikutnya namun dengan jumlah per 20 unit," ungkap Yandi.

Diakuinya, tingginya minat konsumen tersebut, selain karena kepercayaan pembeli akan proyek yang dikerjakan DR Property, juga harga yang ditawarkan masih sangat terjangkau. Pihaknya membandingkan, saat ini harga rumah di perumahan yang dibangun di kawasan The Sukolilo Residences harganya rata-rata sudah mencapai Rp 20 juta per meter persegi. Namun harga perdana The Sukolilo Residences saat ini hanya dipatok Rp 14 juta per meter persegi.

"Namun untuk memberikan jaminan nilai investasi, per 2 Oktober besok harga akan kami naikkan sekitar 2-3 persen dari harga jual," ujar Yandi.

Dengan melihat tingginya animo masyarakat tersebut, pihaknya optimistis hingga akhir tahun ini penjualannya bisa mencapai 50 persen dari keseluruhan unit di tower I yang sebanyak 514 unit.

Menurut Yandi, dari data pembeli yang telah mengajukan tanda minat, sekitar 50 persen berasal dari kota Surabaya. Sedangkan 50 persen adalah luar Surabaya dan konsumen luar Jawa. Segmen mayoritas adalah dosen, mahasiswa dan sedikit pengusaha.

"Kami belum melihat mereka adalah investor atau end user. Tapi melihat pasar produk kami di kawasan Surabaya Timur yang sudah ada, mereka ada end user untuk jangka panjang yang di awal ini tentunya masih investor," lanjut Yandi.

The Sukolilo Residence sudah melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama untuk memulai pembangunan pada 8 Agustus lalu dan ditargetkan tahun 2020 sudah mulai serah terima ke konsumen.

Dipaparkannya, komitmen untuk memberi nilai lebih dan kenyamanan kepada pembeli dan penghuni di The Sukolilo Residences diwujudkan dengan fasilitas yang dihadirkan, maupun lokasi yang ada.

Salah satunya adalah luasan bangunan serta desain unit yang ada adalah disetting untuk hunian keluarga. Jika apartemen yang selama ini ada untuk tipe studio hanya ada kamar tidur dan dapur yang menyatu, namun di The Sukolilo Residences, selain luasannya lebih lapang, desain yang diterapkan adalah standar rumah, seperti ruang tamu, ruang tidur, dapur, kamar mandi, hingga tempat mengeringkan pakaian.

Tak hanya itu, selain dukungan fasilitas penunjang umumnya, seperti area komersial, parkir, kolam renang, fitness center, pihaknya juga menyiapkan family lounge, play ground, serta perpustakaan mini di setiap towernya.

"Kita menawarkan lima tipe pilihan, mulai tipe 43, 64, 67, 124, dan 156 yang dua lantai. Dan satu lagi, untuk memberikan kenyamanan kepada penghuni, setiap lantai kita batasi hanya 15 unit. Ini apa, selain untuk memudahkan penghuni bersosialisasi dengan tetangga, juga untuk meminimalisir kemungkinan misalnya narkoba, dan sebagainya," papar Yandi.

"Yang menarik, setiap unit kita siapkan fully furnished, seperti AC, kitchen set, sofa, tempat tidur, dan sebagainya. Jadi pembeli tinggal menempati," tambahnya.

Sedang komitmen untuk memberikan nilai investasi yang menarik, adalah dimana lokasi The Sukolilo Residences hanya 50 meter dari rencana pembangunan jalan JLLT atau OERR. Jika sudah terbangun, diyakini harga jual properti di sekitarnya akan berlipat-lipat. "Kita ambil contoh jalan MERR, siapa yang nyangka harganya bisa melambung hingga 10 kali lipat sejak rencana pembangunan jalan itu," tukasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: