Saldo e-money habis? Ada layanan isi ulang di gardu tol dan rest area

Jum'at, 22 September 2017 | 13:15 WIB ET

CIREBON, kabarbisnis.com: Mulai bulan depan, seluruh gerbang tol di Indonesia akan menggunakan pembayaran nontunai. Oleh sebab itu, Bank Indonesia (BI) akan mempermudah pengguna uang elektronik dalam hal mengisi ulang saldonya saat berada di jalan tol, terutama jalan tol Cipali.

Melalui kartu-kartu e-money yang telah disediakan oleh masing-masing bank untuk alat pembayaran jalan tol, perbankan memberikan kemudahan-kemudahan pembelian dan pengisian top up masing-masing kartu mereka baik melalui pembelian di toko retail, ATM maupun mobile banking.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Cirebon, Abdul Majid Ikram menerangkan sistem pembayaran elektronik di jalan tol tersebut akan menerapkan interkoneksi dan interoperabilitas melalui Secure Access Module (SAM) Multi Applet yaitu penerapan infrastruktur yang mendukung penerapan multibank penerbit untuk menyediakan layanan uang elektronik secara interkoneksi. Masing-masing perbankan yaitu BNI, Mandiri, BTN, BCA dan BRI telah mempersiapkan segala infrastruktur yang dibutuhkan dalam implementasi ini.

"Beberapa contoh kemudahan yang diberikan misalkan pengisian “tap cash” BNI meskipun dengan kartu debit bank lain masyarakat akan mudah melakukan pengisian tap cashnya di semua ATM BNI yang ada. Bank Mandiri dengan “Mandiri e-money” telah mempersiapkan kemudahan pembelian dan top up e-money di berbagai titik di jalan tol, begitu pula dengan BCA, BTN dan BRI dengan kemudahan masing-masing yang diberikan untuk pengguna jalan tol," ujarnya, Cirebon, Kamis (21/9/2017).

Sementara, lanjutnya, dari manajemen rest area juga mempersiapkan diri melalui sosialisasi kepada masyarakat bahwa rencananya top up dapat diperoleh di rest area bekerjasama dengan toko-toko retail yang ada di sepanjang jalan tol. Sebagaimana diketahui, bahwa sebagai bagian penerapan elektronifikasi tol tersebut, akan diterbitkan pula regulasi yang mewajibkan transaksi non tunai di jalan tol dalam bentuk Peraturan Menteri PUPR.

Kampanye edukasi juga terus dilaksanakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk membangun pemahaman mengenai perubahan cara pembayaran di jalan tol.

"Sejalan dengan itu, guna memudahkan masyarakat memperoleh uang elektronik, akan dilakukan penjualan kartu uang elektronik di gardu tol, serta penambahan lokasi pengisian ulang (top up) uang elektronik yang tentu penyediaan fasilitas top-up tunai di gardu tol tersebut diutamakan untuk keadaan darurat, sehingga tidak terjadi antrean di gardu tol," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: