Tujuh pesona wisata ini dijamin bikin kita jatuh cinta pada Madura

Jum'at, 22 September 2017 | 11:46 WIB ET
(istimewa)
(istimewa)

APA yang ada di benak Anda soal Madura? Barangkali yang terlintas pertama adalah atraksi karapan sapi. Namun, siapa sangka, tak hanya karapan sapi yang dimiliki Madura. Pulau ini ternyata menyimpan sejuta pesona lain, dari wisata kuliner, religi, sampai alam yang memukau.

Dari kuliner, api abadi, sampai pantai ada di pulau garam ini. Yang tak kalah eksotis adalah potensi wisata religi. Mari segera jelajahi Pulau Madura!

 Bebek Sinjay (Kabupaten Bangkalan)

Destinasi pertama kita adalah mencicipi bebek sinjay di Kabupaten Bangkalan. Bisa dibilang, ini adalah wisata kuliner paling terkenal di Madura. 

Tiap hari, hampir bisa dipastikan depot bebek sinjay selalu penuh. Tak hanya pengunjung Madura, warga luar pulau juga kerap membanjiri depot bebek sinjay. Bahkan, saat jam istirahat makan siang, banyak pekerja kantoran dari Surabaya meluncur ke Madura untuk menikmati bebek sinjay, lalu bergegas untuk kembali bekerja di kantor. Keberadaan Jembatan Suramadu ikut mendongkrak pamor bebek sinjay karena makin mudah menjangkau depot tersebut.

Keistimewaan bebek sinjay terletak pada gurihnya bebek yang disajikan. Berbagai varian sambal makin membuat air liur menetes untuk segera mencecapnya. Sebagai pendamping, kelapa muda dingin siap menyertai. Hmm...terbayang kelezatannya.

Pantai Camplong (Kabupaten Sampang)

Pantai ini cukup terkenal di Madura. Letaknya strategis karena tepat berada di pinggir jalur utama Pulau Madura. Selain eksotika pantai, kita bisa menikmati berbagai penganan ringan khas Madura yang dijual di sekitar pantai, seperti rujak. Saat matahari terbenam menjadi waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini.

Pantai Talang Siring (Kabupaten Pamekasan)

Pantai ini punya batu karang yang lumayan banyak. Pemandangannya unik. Kita bisa menikmati deburan ombak yang terempas batu karang. Tak jauh dari pantai ada hutan mangrove yang cukup lebat. Di sekitar pantai juga banyak terlihat nelayan, jaring, dan perahu tradisional yang dipakai untuk melaut. 

Air Terjun Toroan (Kabupaten Sampang)

Air terjun biasanya terletak di pegunungan atau dataran tinggi. Tapi tidak yang satu ini. Muara Air Terjun Toroan yang ada di Kabupaten Sampang ini, Madura, terletak tepat di bibir pantai yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Memang, air terjun ini tak terlampau tinggi, namun menjanjikan pemandangan yang unik.

Makam Syaichona Kholil

Makam Syaichona Kholil terletak di Desa Martajesah, Kabupaten Bangkalan. Tokoh yang satu ini adalah ulama besar di Pulau Madura. Pengaruh Syaichona Kholil tak hanya kuat di Madura, tapi juga di seantero negeri, bahkan sampai luar negeri. Sejumlah ulama besar adalah murid beliau. Tercatat, pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asyari pernah berguru ke Syaichona Cholil. Ribuan peziarah kerap memadati makam ulama besar ini.

Museum Keraton Sumenep (Kabupaten Sumenep)

Tak hanya di Yogyakarta, Kabupaten Sumenep juga punya museum keraton. Banyak koleksi yang dimiliki museum ini, antara lain, kereta kencana, meja dan kursi antik, arca, keris, pedang, tombak, alat rumah tangga, peralatan pribadi anggota kerajaan, alat pertanian, dan Al-Quran raksasa yang ditulis dengan tangan. Al-Quran raksasa itu mempunyai panjang 4 meter dan lebar 3 meter. Beratnya konon mencapai 500 kilogram. 

Mercusuar ZM Willem (Kabupaten Bangkalan)

Nah, ini adalah mercusuar yang terletak di Pantai Sembilangan, Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan data di sana, mercusuar ini dibangun pada 1879 oleh penjajah Belanda. Tinggi mercusuar mencapai 65 meter dan punya 17 lantai. Untuk naik ke atas, ada ratusan anak tangga yang mesti didaki. Namun, lelah akan terbayar lunas dengan panorama indah dari atas mercusuar. Jejeran mangrove tampak hijau mempercantik pantai. Semilir angin makin menambah sejuk suasana.

Ya, itu adalah sebagian kecil dari pesona Madura. Yuk, cintai wisata dalam negeri. kbc3

Bagikan artikel ini: