Semester I, Saratoga Investama raup laba Rp2,5 triliun

Senin, 4 September 2017 | 08:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Saratoga Investama mencatat laba bersih pada semester I-2017 yang mencapai Rp 2,5 triliun, dengan total aset yang dikelola mencapai Rp 27 triliun. Hal ini terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dari perusahaan investasi dan juga pendapatan dividen yang terdiversifikasi dan terus meningkat dari sejumlah perusahaan investasi.

"Kami bangga dapat mencatatkan pencapaian yang solid bagi para pemegang saham. Keseluruhan portofolio Saratoga menunjukkan kinerja yang baik pada semester pertama dan kami senang dengan kinerja yang luar biasa dari pertumbuhan usaha dan pendapatan perusahaan investasi kami. Ke depannya Saratoga akan terus mendukung perusahaan investasinya dalam mengembangkan bisnis dan visi strategis mereka," kata Presiden Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya melalui keterangan resminya, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, pada semester I-2017, pendapatan dividen meningkat 61 persen menjadi Rp 371 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yang berasal dari PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. sebesar Rp 220 miliar, PT Adaro Energy Tbk. sebesar Rp 90 miliar dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. sebesar Rp 54 miliar.

Terlebih lagi, kenaikan harga saham perusahaan investasi telah berkontribusi sebesar Rp 2 triliun atas pendapatan yang tidak terealisasi.

Berkaitan dengan investasi baru dan divestasi pada periode ini, dalam kuartal pertama Saratoga mendivestasi PT Lintas Marga Sedaya (LMS), operator jalan tol yang mengelola ruas jalan tol Cikopo-Palimanan. Selain itu, pada bulan Maret, Saratoga membeli saham PT Deltomed Laboratories melalui anak perusahaan Saratoga, PT Saratoga Sentra Business.

Sejak tahun lalu Saratoga telah meningkatkan investasi di sektor infrastruktur yang berhubungan dengan konsumen. Perusahaan juga berinvestasi dalam cold-chain logistics dan kelompok usaha pengelola rumah sakit di tahun 2016.

"Kami percaya bahwa sektor-sektor tersebut memainkan peranan penting di Indonesia di saat ekonomi dan populasi terus bertumbuh. Kami sangat berantusias untuk berperan dalam pertumbuhan sektor ini dan mendukung ekspansi perekonomian Indonesia," imbuhnya.

Saratoga juga telah membangun sumber-sumber likuiditas yang beragam dan kokoh melalui aktivitas investasi, pendapatan dividen dan mitra perbankan srategis. Kondisi ini memberikan posisi yang kuat bagi Saratoga dalam menangkap berbagai peluang yang menarik yang ditawarkan pasar. kbc10

Bagikan artikel ini: