Permintaan membludak, DR Property komitmen serah terima The Sukolilo Residences akhir 2020

Rabu, 9 Agustus 2017 | 08:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tingginya permintaan terhadap proyek hunian vertikal  terbarunya membuat pengembang PT Diparanu Rucitra atau DR Property komitmen untuk melakukan pembangunan The Sukolilo Residences tepat waktu. Saat ini, DR Property memulai pembangunan hunian vertikal setinggi 42 lantai tersebut.

Hal ini ditandai dengan dilakukannya ground breaking superblok The Sukolilo Residences oleh manajemen DR Property di Surabaya Timur pada Selasa (8/8/2017). Momen ini juga bertepatan dengan perayaan hari jadi DR Property ke-14.

Dalam kesempatan itu, Komisaris DR Property, Darman Tedja menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme yang besar dari masyarakat terhadap The Sukolilo Residences.

"Sejak start dibuka penjualan pada 18 Juli, ternyata antusiasnya luar biasa tinggi. Maka bertepatan dengan hari jadi kita yang ke-14, kita adakan Ground Breaking," jelas Darman di sela acara ground breaking.

Dia mengungkapkan jika ground breaking merupakan bentuk pembuktian kepada customer agar semakin yakin membeli unitnya.

"Di acara ini, kami kenalkan semua bagian dari kami, seperti tim konsultan, kontraktor, bank, tim sales marketing, supaya calon pembeli bisa langsung menilai," ulas Darman.

Dengan tingginya animo konsumen itu, kian melecut pihaknya untuk terus berkomitmen menyelesaikan pembangunan proyek sesuai jadwal yang ditentukan. "Untuk pondasi kita perkirakan rampung dalam 6 bulan, dan selanjutnya dimulai pembangunan konstruksi. Kami menargetkan pada akhir Desember 2020 bisa dilakukan serah terima," ujarnya.

Pernyataan Darman itu diamini Direktur Utama DR Property, Yandi Bagus Tedja. Menurutnya, program promo dengan penawaran penjualan lewat booking minat dengan fee Rp 3 juta dan beragam hadiah kian membuat calon pembeli berebut memiliki produk ini.

"Responnya cukup positif dalam tiga minggu terakhir. Kami lanjutkan dengan launching plus ground breaking hari ini, dengan target pasar semakin bergairah," ungkap Yandi .

Ada 120 unit yang ditawarkan dengan harga khusus Rp 13 juta per meter persegi. Penawaran ini, diakui berhasil membukukan ratusan transaksi minat. Selanjutnya bisa dilakukan pengundian unit terpilih hingga 30 Agustus 2017 mendatang, dan bila peminat lebih dari 120 unit, bisa mendapatkan unit lain dengan harga berbeda.

"Karena untuk tower pertama, total ada 514 unit. Setelah harga khusus 120 unit, dengan melihat kondisi pasar yang ada, yang minat pada selebihnya, tetap bisa mendapatkan unit dengan harga berbeda," tambahnya.

Dipaparkannya, komitmen untuk memberi nilai lebih dan kenyamanan kepada pembeli dan penghuni di The Sukolilo Residences diwujudkan dengan fasilitas yang dihadirkan, maupun lokasi yang ada.

Salah satunya adalah luasan bangunan serta desain unit yang ada adalah disetting untuk hunian keluarga. Jika apartemen yang selama ini ada untuk tipe studio hanya ada kamar tidur dan dapur yang menyatu, namun di The Sukolilo Residences, selain luasannya lebih lapang, desain yang diterapkan adalah standar rumah, seperti ruang tamu, ruang tidur, dapur, kamar mandi, hingga tempat mengeringkan pakaian.

Tak hanya itu, selain dukungan fasilitas penunjang umumnya, seperti area komersial, parkir, kolam renang, fitness center, pihaknya juga menyiapkan family lounge, play ground, serta perpustakaan mini di setiap towernya.

"Kita menawarkan lima tipe pilihan, mulai tipe 43, 64, 67, 124, dan 156 yang dua lantai. Dan satu lagi, untuk memberikan kenyamanan kepada penghuni, setiap lantai kita batasi hanya 15 unit. Ini apa, selain untuk memudahkan penghuni bersosialisasi dengan tetangga, juga untuk meminimalisir kemungkinan misalnya narkoba, dan sebagainya," papar Agus Gunario, Direktur Sales and Marketing DR Properti..

"Yang menarik, setiap unit kita siapkan fully furnished, seperti AC, kitchen set, sofa, tempat tidur, dan sebagainya. Jadi pembeli tinggal menempati," tambahnya.

Sedang komitmen untuk memberikan nilai investasi yang menarik, adalah dimana lokasi The Sukolilo Residences hanya 50 meter dari rencana pembangunan jalan JLLT atau OERR. Jika sudah terbangun, diyakini harga jual properti di sekitarnya akan berlipat-lipat. "Kita ambil contoh jalan MERR, siapa yang nyangka harganya bisa melambung hingga 10 kali lipat sejak rencana pembangunan jalan itu," tukasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: