Harga terjangkau, apartemen dekat bandara Juanda ini laris diburu pembeli

Minggu, 30 Juli 2017 | 12:45 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pasar hunian dengan segmen menengah saat ini bisa dikatakan menjadi sasaran empuk pengembang. Selain karena tingginya angka backlog rumah, pasar di segmen ini memang cukup gemuk, selain segmen menengah bawah yakni untukk pasar hunian subsidi.

Keyakinan ini diungkapkan Direktur Utama Amega Development, Hadi Wijaya usai peletakan batu pertama apartemen Amega Crown Residence di kawasan Tambak Oso, Gunung Anyar Surabaya Timur, Sabtu (29/7/2017).

"Hunian di kelas menengah masih menjadi andalan pengembang di tengah kondisi pasar properti yang belum pulih. Dan saya kira pasar apartemen segmen menengah di Surabaya masih belum jenuh," katanya.

Amega Development sendiri saat ini tengah mengembangkan apartemen Amega Crown Residence. Di lokasi, apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 6.861 meter persegi ini akan berdiri dua tower sekaligus setinggi 12 lantai dengan total 1.136 unit. Amega Crown Residence menawarkan tiga pilihan unit, yakni type studio, type 2 bedroom, serta type loft dua lantai. Harga yang ditawarkan di kisaran mulai Rp 227 jutaan per unit.

Dipaparkan Hadi, pihaknya sengaja memposisikan diri di segmen apartemen dengan harga kurang dari Rp 300 jutaan, namun dengan fasilitas dan kualitas setara dengan apartemen seharga di atas Rp 400 jutaan.

"Berbagai fasilitas dan desain berbeda dengan apartemen sekelasnya, antara lain tempat parkir yang luas, lapangan basket 3 on 3, kolam renang, Outdoor Gym, Children Playground, BBQ Area, Food court, serta lobby 2 lantai yang sangat luas sekelas hotel bintang lima," bebernya.

Tak hanya itu, dari sisi lokasi, Amega Crown Residence juga berada di kawasan strategis, karena dekat dengan Bandara Juanda T3, selain berada di akses jalan lingkar tengah timur (MERR) dan lingkar luar timur (OERR) Surabaya yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya, sehingga menjadikan kawasan ini memiliki nilai investasi tinggi.

Pada awal pembangunan, harga unit apartemen dibandrol sekitar Rp 200 juta, dan saat ini nilai investasinya telah meningkat menjadi sekitar 25 persen dari harga yang dibandrol pada saat launching tahun lalu.

"Makanya pada awal Agustus 2017 ini harga Amega Crown Residence bakal naik menjadi mulai Rp 253 juta per unit. Ini juga untuk memberikan kepastian nilai investasi bagi pembeli," tukas Hadi.

Menurut dia, sejak diluncurkan pada tahun lalu, hingga saat ini penjualan apartemen Amega Crown Residence sudah mencapai 65 persen. "Kami optimistis hingga akhir tahun 2017 ini seluruh unit di Amega Crown Residence bisa sold out," ujarnya.

”Semua itu tidak bisa dilepaskan dari lokasi yang kami miliki, tepatnya kita ini berada di mulut pintu jalan lingkar tengah timur (MERR) dan lingkar luar timur (OERR) Surabaya, dan akses jalan tol, juga sangat dekat dengan pengembangan T3 Bandara Juanda. Tentunya ini menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang sering bepergian dengan pesawat, dan tentunya nilai investasi properti ini yang terus meningkat," tambahnya.

Hadi Wijaya mengatakan, pembangunan Apartemen dengan fasilitas bintang lima ini diawali dengan grand launching dilakukan pada 23 Juli 2016 lalu dan ground breaking pada 5 November 2016. ”Sekarang ini pembangunan apartemen Amega Crown Residence ini memasuki tahap peletakan batu pertama dan kita targetkan akan topping off sekitar akhir 2019," kata Hadi.

Oleh karenanya, guna memberikan kemudahan kepada calon pembeli, Amega Development menawarkan beragam pilihan cara pembelian, mulai cash keras, inhouse dengan jangka waktu 12 bulan hingga 60 bulan, atau kredit pemilikan apartemen (KPA) dengan DP 10% yang bisa diangsur sampai 24 bulan.

"Kami bekerja sama dengan China Constraction Bank Indonesia yang menawarkan KPA dengan bunga menarik, yakni 7,25% fixed 2 tahun, atau 7,5% fixed 3 tahun, dan bunga 7,99% fixed 5 tahun. Jadi inilah kesempatan untuk memiliki hunian terjangkau dengan nilai investasi tinggi," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: