Produk UKM dan koperasi RI kini bisa mejeng di Korsel

Kamis, 27 Juli 2017 | 08:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pelaku usaha kecil menengah (UKM) kini bisa menatap pasar di Korea Selatan. Hal ini menyusul diresmikannya Windows of Indonesia sebagai lokasi promosi produk-produk asal Indonesia di Busan, Korea Selatan, oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Dengan nama Windows of Indonesia, berlokasi di Busan Indonesia Center (BIC), menjadi pusat informasi bagi para pengusaha Korea Selatan (Korsel) yang ingin mengetahui lebih jauh produk Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) yang berada di bawah naungan Smesco. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengatakan beberapa produk yang ditampilkan di BIC di antaranya berupa furniture, kriya, kopi, fesyen, aksesoris, serta makanan asli Indonesia.

“Dengan adanya tempat promosi dan pemasaran produk KUKM Indonesia di BIC, kami harapkan dapat menjadi referensi para buyer di Korsel dan negara lainnya untuk terjadinya transaksi bisnis,” papar dia dalam peresmian Windows of Indonesia seperti dikutip dari pernyataan resminya, Rabu (26/7/2017).

Acara ini disebut sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LLP-KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM dengan BIC tentang promosi dan pemasaran produk KUKM di Korsel yang diteken pada Maret 2017.

Direktur Utama LLP-KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi mengungkapkan pertimbangan dipilihnya Busan adalah karena kota ini merupakan kota pelabuhan dan industri. Sehingga, kota terbesar kedua di Negeri Ginseng itu menjadi salah satu pintu masuk produk yang diekspor dari Indonesia.

“Kami berharap dengan terjalinnya komunikasi yang cukup intensif dengan beberapa pengusaha Korsel, yang dilakukan setelah acara peresmian tersebut dapat dilanjutkan dengan terjadinya transaksi ekspor,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu dilakukan juga temu bisnis antara 80 pengusaha Korsel dengan tim Smesco Indonesia.

Peresmian Windows of Indonesia turut dihadiri oleh pendiri dan CEO BIC Kim Soo Il, penasihat asosiasi importir Korsel Son Jong Hyeon, wakil ketua Kadin Busan, perwakilan Busan Metropolitan City Government, serta Atase Perdagangan KBRI Seoul dan Direktur Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan Indra Wijayanto. kbc10

Bagikan artikel ini: