Perkuat pasar, Infinix bakal genjot penjualan offline

Kamis, 29 Juni 2017 | 11:04 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Produsen Smartphone, Infinix Mobility (Infinix), akan memperkuat posisinya di pasar Indonesia dengan memperbanyak jaringan pemasaran di toko-toko ritel atau melalui penjualan secara offline.  Brand asal Hongkong ini awalnya masuk ke pasar Smartphone di Indonesia melalui jalur penjualan online melalui kerjasama dengan beberapa toko online seperti Lazada.

“Awalnya kami masuk ke pasar Indonesia sekitar 2 tahun lalu melalui  jalur distribusi online. Kini kami ingin memperkuat jaringan pemasaran offline melalui toko fisik dan distribusi ke ritel outlet termasuk memberikan layanan purnajual dengan membuka service center di beberapa kota salah satunya Surabaya,” kata Marketing Manager Infinix Mobility Limited Eko Susanto.

Ia menambahkan, saat ini kontribusi penjualan offline Infinix Indonesia memang masih minim yakni sekitar 12%-15%. Sisanya atau mayoritas penjualan disumbang dari jalur online.

Tahun ini, Infinix membidik penjualan 200 ribu unit smartphone di Indonesia dimana Surabaya menjadi pasar terbesar dengan kontribusi sebanyak 60% terhadap total penjualan Infinix di Indonesia.

Di pasaran, Infinix membidik segmen anak muda dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun. Segmen ini cocok dengan produk-produk yang dikembangkan Infinix yang menyasar pasar menengah kebawah.

“Segmen anak muda ini masih aktif dan cukup mudah menerima hal-hal baru. Dengan budget yang terbatas tetapi menginginkan fitur yang cukup komplit, Infinix bisa menjadi pilihan bagi segmen ini dan bisa bersaing dengan merek lainnya,” kata Eko.

Di Indonesia, Infinix menghadirkan 3 seri smartphone yakni seri Hot, seri Note dan seri Zero. Seri Hot adalah seri pemula dari jajaran produk ponsel Infinix yang ditujukan oleh pengguna ponsel pintar yang baru berpindah dari ponsel biasa ke ponsel pintar dan pengguna ponsel pintar yang menginginkan fitur yang mumpuni namun dengan harga terjangkau.

Sedangkan seri Note merupakan seri menengah yang memiliki ciri khas desain layar besar, baterai berkapasitas besar dan memiliki fitur kemampuan mengisi ulang daya dengan cepat. Sementara seri ponsel teratas Infinix memiliki adalah seri Zero yang membawa fitur dan desain yang unik disetiap generasinya.

Regional Sales Manager Jawa Timur Infinix, Sahlana, menambahkan di Jatim penjualan Infinix mampu tumbuh sebesar 15%-18% tiap bulannya khusus untuk penjualan offline. Secara unit Infinix menargetkan penjualan sebanyak 3.000 hingga 4.000 unit perbulan di Surabaya. kbc8

Bagikan artikel ini: