Incar penjualan Rp474 miliar, Langgeng Makmur perkuat ekspor

Jum'at, 9 Juni 2017 | 19:40 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perusahaan peralatan rumah tangga dan aluminium PT Langgeng Makmur Tbk menargetkan penjualan sepanjang tahun 2017 ini sebesar Rp 474 miliar. Angka ini naik dibanding realisasi penjualan tahun 2016 lalu yang sebesar Rp 412 miliar.

Direktur PT Langgeng Makmur Tbk, Kosasih mengatakan, masih banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi di pasar oleh perseroan di tahun ini. Namun demikian pihaknya optimistis target penjualan itu bisa tercapai.

"Tahun lalu hingga awal tahun 2017, kita masih menghadapi perlambatan pasar yang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti laju inflasi tinggi yang menyebabkan daya beli konsumen melemah, juga ketatnya kompetisi dengan produk sejenis, selain juga kenaikan harga minyak mentah yang berimbas pada kenaikan harga bahan baku plastik," katanya saat paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Surabaya, Jumat (9/6/2017).

Dipaparkannya, masih belum membaiknya pasar terlihat dari kinerja penjualan perseroan sepanjang tiga bulan pertama 2017, yang mana tercatat sebesar Rp 98 miliar atau mengalami penurunan dibanding penjualan di periode yang sama tahun lalu.

"Namun kita berharap pada triwulan kedua ini kinerja perseroan akan membaik seiring dengan momen Ramadan dan Lebaran. Biasanya momen ini mampu mendongkrak penjualan perseroan," ujar Kosasih tanpa menyebut angka kenaikan penjualan.

Pun demikian dengan kinerja hingga akhir tahun 2017, dia berujar jika penjualan perseroan diharapkan tumbuh 15% dibanding realisasi tahun lalu. Dengan rincian target penjualan sebesar Rp 474 miliar, dan target laba bersih sebesar Rp 9 miliar. Tahun lalu, laba bersih perseroan mencapai Rp 6,93 miliar.

Corporate Secretary PT Langgeng Makmur Tbk, Hendri Subianto menambahkan, guna mencapai target tersebut, ada beberapa hal yang akan dilakukan perseroan, diantaranya adalah dengan memperkuat penjualtan ekspor, khususnya ke kawasan Asia, seperti Malaysia, serta ke kawasan Timur Tengah.

"Saat ini penjualan ekspor kita memberikan kontribusi sebesar 3 persen, dan tahun ini akan ditingkatkan menjadi 5 persen," ujarnya.

Selain itu, sebut Hendri, perseroan juga akan menggenjot produk-produk yang selama ini menjadi andalan, seperti divisi alat masak aluminium, divisi pipa dan fitting, serta divisi perabotan rumah tangga plastik.

Perseroan juga bakal menggenjot produk yang memberi nilai tambah lebih tinggi dan lebih fashionable yang menyasar segmen menengah atas (middle up). "Memang untuk produk-produk ini ceruk pasarnya kecil. Namun ini memiliki nilai jual tinggi, dan persaingan di segmen ini tidak seketat segmen menengah bawah," tukasnya.

Saat ini beberapa jenis produk yang dikategorikan fashionable dan bermain di segmen menengah atas diantaranya alat masak anti lengket merek Mak Cook, juga peralatan rumah tangga bermotif batik, serta pipa dan fitting berbahan dasar PE. kbc7

Bagikan artikel ini: