Rayakan ultah Surabaya, BPJS Ketenagakerjaan dukung Festival Rujak Uleg

Senin, 15 Mei 2017 | 06:52 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Jalinan kerjasama dan hubungan antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dengan Pemerintah Kota Surabaya terlihat kian harmonis. Tak hanya berpartisipasi dalam gelaran Festival Budaya dan Bunga, pada perayaan HUT Surabaya ke 724 kali ini,  BPJS Ketenagakerjaan juga berpartisipasi dalam gelaran Festival Rujak Uleg.

“Disini kami ingin memberikan  informasi kepada masyarakat dengan membuka booth. Kami juga menjadi tamu kehormatan dalam lomba rujak uleg dan mengikuti fasion show,” ujar Wakil Ketua Panitia Festival Rujak Uleg BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Raya Arie Fianto Syofian, Surabaya, Minggu (14/5/2017).

Ia mengaku, BPJS Ketenagakerjaan selalu berusaha mensupport seluruh kegiatan Pemkot Surabaya. Hal ini sebagai wujud komitmennya untuk bersama-sama membangun dan menyukseskan seluruh program Pemkot Surabaya. Melalui langkah ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap Pemkot Surabaya akan lebih intensif lagi dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat tentang keberadaan BPJS Ketenagakerjaan serta pentingnya mengiikuti program jaminan sosial.

“Karena sebagian masyarakat masih bingung dengan keberadaan dua BPJS, baik BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Padahal jaminan sosial ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai pengamanan. Disaat melakukan aktifitas pekerjaan apapun, bisa saja terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan kerja ataupun kematian. Tidak hanya untuk memberikan perllindungan kepada tenaga kerja, tetapi juga keluarganya,” tambah Arie.

Untuk itulah, saat ini BPJS Ketenagakerjaan juga sedang melakukan koordinasi dengan Walikota tentang berbagai program dan berbagai kebutuhan kota Surabaya yang bisa dikerjasamakan bersama BPJS Ketenagakerjaan demi meningkatkan jumlah kepesertaan tenaga kerja Surabaya dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

“ Karena kepesertaan selama ini masih belum optimal sehingga perlu campur tangan Pemkot untuk memahamkan dan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Dari data yang ada saat ini terdapat 53 ribu tenaga kerja aktif atau sekitar 75 persen dari total tenaga kerja penerima upah di Surabaya raya yang ikut dalam program BPJS Ketenagakerjaan dengan  jumlah perusahaan yang sudah mendaftarkan pekerjanya sebanyak 9 ribu perusahaan.

Sedangkan untuk tenaga kerja bukan penerima upah mencapai sebanyak 16 ribu pekerja atau sekitar 30% dari potensi angkatan kerja di Kota Surabaya. Untuk Pemerintah Kota Surabaya sendiri saat ini sudah mendaftarkan sebanyak 14 ribu pekerja nonASN (Aparatur Sipil Negara).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Jatim BPJS Ketenagakerjaan, Abdul Cholik mengucapkan selamat atas keberhasilan Surabaya menjadi kota yang maju dan asri diusianya ke 724. “Selamat Ulang Tahun ke 724 untuk kota Surabaya, semoga semakin maju dan semakin jaya" ucap Abdul Cholik

Sementara itu, Walikota Surabaya dalam sambutannya mengatakan bahwa pergelaran Festival Rujak Uleg ini adalah untuk mengingatkan kembali pada kekayaan kuliner Surabaya. Surabaya, ujarnya, adalah kota yang memiliki ragam kuliner yang sangat istimewa, salah satunya rujak uleg yang telah mendunia.

“Mungkin banyak anak-anak kita yang tidak mengetahui rujak uleg. Makanya kami selenggarakan festival ini untuk mengingatkan mereka bahwa Surabaya memiliki ragam kuliner yang sangat banyak dan menarik. Salah satunya rujak uleg,” katanya.

Selain mengajak untuk terus melestarikan budaya Surabaya, pada kesempatan tersebut, Risma juga mengajak warga Surabaya untuk tetap bersatu dan tidak terpecah belah. Jangan sampai Surabaya kembali mundur dengan mengungkit perbedaan.

“Jangan sampai kita mundur, kita sudah bisa terbang, belum tinggi memang, tapi jangan kembali turun dengan mengungkit perbedaan. Tunjukkan bahwa kita bersaudara, tidak ada permusuhan dan tidak mengungkit perbedaan,” tegasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: