Ingin dapat KPR dengan bunga murah? BPJS TK punya solusinya

Senin, 10 April 2017 | 18:07 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan kemanfaatan sebanyak mungkin kepada pemegang kartu. Tidak hanya menjadi pengaman disaat sakit, meninggal ataupun di hari tua, BPJS TK juga berupaya memberikan berbagai kemanfaatan lain dalam program Manfaat Layanan Tambahan (MLT), salah satunya yang terbaru adalah program perumahan.

Kepala BPJS TK Cabang Surabaya Darmo, Dani Santoso mengatakan bahwa selain untuk membantu tenaga kerja mendapatkan hunian, program ini juga sebagai bentuk dukungan BPJS TK terhadap program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah. Ada empat pilihan yang ditawarkan dalam program perumahan ini. Pertama Kredit Kapamilikan Rumah (KPR) dengan bunga murah, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) yang hanya 1% dari harga rumah, Pinjaman Renovasi perumahan (PRP) dan kredit konstruksi bagi developer.

"Sebenarnya ini program lama yang dilaunching kembali dengan sistem dan prosedur baru. Kalau dulu pengajuan ke BPJS TK dulu, sekarang tidak. Tenaga kerja yang ingin membeli rumah bisa langsung mengajukan ke BTN yang kemudian akan diverifikasi oleh pihak BTN. Kalau BTN sudah setuju, kami akan memberikan rekomendasi," terang Dani disela sosialisasi program MLT di Surabaya kepada perwakilan dari 300 perusahaan di wilayah kerja BPJS TK Cabang Surabaya Darmo, Senin (10/4/2017).

Program KPR ini cukup menarik karena bunga yang dipatok relatif lebih rendah dibanding bunga KPR biasa. Jika biasanya bunga KPR mencapai 12%, melalui program ini tenaga kerja bisa mendapatkan bunga lebih kecil, yaitu Rate Bank Indonesia Reserve Repo (RR) ditambah 3% atau untuk saat ini sekitar  7,75% selama 20 tahun. Program ini berlaku untuk pembelian rumah maksimal 500 juta.

Adapun program uang muka atau PUMP berlaku hanya untuk pembelian rumah subsidi yang harganya sekitar Rp 123 juta. Melalui program ini, tenaga kerja hanya diwajibkan membayar uang muka sebesar 1% dari harga rumah dan untuk bunga KPR dipatok BI RR ditambah 3% atau sekitar 7,75% selama 15 tahun.

"Program ini tidak hanya berlaku bagi peserta penerima upah (PU) saja, tetapi juga berlaku bagi tenaga kerja bukan penerima upah dengan syarat gaji dikisaran Rp 4 juta hingga Rp 5 juta dan mengikuti tiga program BPJS TK," katanya.

Kabid Pemasaran BPJS TK Cabang Surabaya Darmo, Verina Burhan menambahkan bagi pekerja yang ingin merenovasi rumah juga bisa mengajukan kredit ke BTN melalui program PRP dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 50 juta. Sedangkan untuk kredit konstruksi hanya untuk pengembang yang membangun rumah tapak bagi pekerja BPJS TK.

"Selain tanpa agunan, bunga untuk kredit renovasi rumah juga sangat ringan, yaitu BI RR ditambah 3% selama 10 tahun," pungkasnya.kbc6

 

 

 

 

Bagikan artikel ini: