Andi kembali terpilih jadi ketua SAPMA Pemuda Pancasila Jatim

Senin, 20 Maret 2017 | 19:51 WIB ET
Muhammad Ali Affandi
Muhammad Ali Affandi

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tokoh muda Muhammad Ali Affandi kembali terpiliih menjadi Ketua Satuan Siswa Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Jatim dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I SAPMA PP Jatim di Surabaya, Senin (20/3/2017). Dalam Muswil yang dihadiri perwakilan Pengurus Cabang SAPMA PP dari 29 kota/kabupaten di Jatim tersebut, dia kembali dipercaya menakhodai SAPMA PP Jatim.

Ketua Umum Pengurus Pusat SAPMA PP, Yedidiah Soerjosoemarno, mengapresiasi kepemimpinan Andi, sapaan akrab Ali Affandi, dalam memajukan SAPMA PP Jatim. “Bung Andi yang sangat berpengalaman di berbagai organisasi baik organisasi kemasyarakatan maupun organisasi profesi saya yakin bisa membawa SAPMA PP Jatim lebih hebat ke depan,” ujarnya.

Yedidiah juga mendorong SAPMA PP Jatim untuk memperkuat organisasi dengan mengevaluasi program kerja yang sudah dijalani untuk menghasilkan program lebih baik kedepannya. “Konsolidasi dan kaderisasi sangat penting untuk menjadikan organisasi ini solid dan kokoh. Dengan organisasi yang solid dan kokoh, maka akan menghasilkan kader-kader pilihan yang bisa jadi pemimpin bangsa di masa depan,” paparnya.

Muswil I SAPMA PP Jatim tahun ini mengangkat tema Menegaskan Eksistensi SAPMA Pemuda Pancasila sebagai Perekat dan Pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara Muhammad Ali Affandi mengatakan, Muswil kali ini terpenting bukan hanya terkait dengan pemilihan kepemimpinan, tapi juga berkaitan dengan penyusunan pandangan da program-program kerja ke depan. Melalui muswil ini, SAPMA PP akan meneguhkan eksistensinya untuk terus berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

"SAPMA PP akan terus menjadi perekat dan pemersatu bangsa, bukan hanya dalam konteks kebhinekaan dan menghargai perbedaan, tapi juga bagaiman cara untuk terus mewujudkan keadilan di negeri ini. Sebab, jika nilai-nilai keadilan itu tak terpenuhi, mustahil bangsa ini bisa rekat dan bersatu," ujar Andi, sapaan akrab Ali Affandi.

Andi mengatakan, salah satu pekerjaan rumah berat yang harus dituntaskan adalah masalah ketimpangan sosial-ekonomi. Jika tak dapat dikelola dengan baik, masalah itu bisa berujung pada konflik dan keretakan bangsa. "Maka penting untuk kita sampaikan bahwa persatuan Indonesia bukan semata-mata soal penghargaan pada perbedaan suku, agama, atau identitas; tapi juga penghargaan pada kerja-kerja kemanusiaan untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," papar Andi.

Dia menambahkan, muswil kali ini akan membahas agenda-agenda penting tersebut. SAPMA PP akan memperkuat langkah untuk berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan anggota yang tersebar di seluruh Jatim, SAPMA PP akan lebih mengintensifkan program-program yang berorientasi ekonomi kerakyatan. "Misalnya, ada program kewirausahaan yang bersinergi dengan lembaga lain seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) maupun instansi pemerintahan," jelasnya.

Kedepan, ia juga bertekad membawa SAPMA PP sebagai organisasi yang berpengaruh di Jatim. Salah satu langkahnya adalah dengan meningkatkan harmoni dan koordinasi dengan organisasi berbasis pemuda lainnya seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) hingga organisasi kepemudaan lain.

“Ke depan kita akan rangkul semua untuk meningkatkan eksistensi dan peran serta pemuda di Jatim dalam megnawal pembangunan Indonesia menjadi lebih baik,” ujarnya. kbc9

Bagikan artikel ini: