Lippo Cikarang Tbk raup laba bersih Rp540 miliar di 2016

Jum'at, 3 Maret 2017 | 10:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Meski kondisi makro ekonomi dan nilai tukar rupiah sempat mengalami pelemahan,  PT Lippo Cikarang Tbk masih mampu meraup pendapatan sebesar Rp 1,54 triliun selama 2016. Laba Bruto sebesar Rp 711 miliar, EBITDA sebesar Rp600 miliar dan laba bersih sebesar Rp540 miliar.

Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Toto Bartholomeus mengatakan, pencapaian pendapatan dan laba bersih untuk tahun 2016 sejalan dengan  melemahnya sektor properti  di Indonesia.

"Namun, dengan skala investasi LPCK di bidang infrastruktur, kami percaya LPCK akan segera bangkit kembali untuk mempertahankan pertumbuhan dan profitabilitas," kata Toto, Kamis (2/3/2017).

Pendapatan dari hunian dan apartemen sebesar Rp 703 miliar atau menyumbang 46 persen dari total pendapatan.

Untuk pendapatan dari komersial dan ruko sebesar Rp 336 miliar menyumbang 22 persen total pendapatan, sementara dari industri sebesar Rp 240 miliar menyumbang 15% dari total pendapatan.

 Pendapatan recurring LPCK naik sebesar 13% menjadi Rp267 miliar dari Rp237 miliar  di tahun 2015, memberikan kontribusi sebesar 17% dari Total Pendapatan Perseroan di tahun 2016. Total Aset tumbuh sehat sebesar 3 persen menjadi Rp5,65 triliun di tahun 2016 dari Rp5,48 triliun pada akhir tahun 2015.

LPCK telah menyiapkan Orange County sebagai proyek yang berkesinambungan untuk pertumbuhan masa depan.

Orange County adalah world class mixed-use development– the Globally Connected City, sebagai pusat bisnis dan gaya hidup di Koridor Timur Jakarta yang dikembangkan di atas lahan seluas 322 hektar, dengan estimasi proyek senilai Rp250 triliun.

Enam menara apartemen sudah diluncurkan dan sold-out 100 %. Menara apartemen ke-5 dan ke-6 merupakan joint venture antara Lippo Group dan Mitsubishi Corporation, Jepang.

LPCK adalah pengembang kawasan perkotaan dengan lahan seluas lebih dari 3.000 hektar, dengan kawasan industri sebagai basis ekonomi.

LPCK telah berhasil membangun lebih dari 14.000 hunian, dengan penghuni 50.720 orang dan 484.300 orang yang bekerja setiap hari  di sekitar 933 perusahaan manufaktur yang tersebar di Kawasan Industri Lippo Cikarang. LPCK merupakan Anak Perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk ("LPKR").

LPCK adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan memiliki Kapitalisasi Pasar sebesar  Rp3,51 triliun atau setara US$261 juta pada 30 Desember 2016. kbc10

Bagikan artikel ini: