Sandiaga Uno yakini HIPMI bakal cetak banyak 'pahlawan digital'

Jum'at, 11 November 2016 | 14:50 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Jakarta masih menjadi pasar digital dan belum menjadi epicentrum digital.

Untuk itu, Sandiaga mengimbau kepada pengusaha muda HIPMI agar mampu mencipatakan teknologi digital untuk mendorong perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia khususnya di Ibu Kota. "Jakarta masih menjadi pasar digital. Belum menjadi epicentrum digital.  A lot of noise about e-commerce, tapi dari segi dampak belum banyak kelihatan. Untuk itu, saya mengimbau kepada teman-teman HIPMI untuk mencipatakan inovasi-inovasi baru untuk mendorong perkembangan bisnis e-commerce ini," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (11/11/2016)

Sandiaga berharap agar HIPMI dapat mencetak "pahlawan digital" yang mampu menghadirkan solusi bagi warga Jakarta khususnya yang masih awam soal teknologi. Dalam hal ini, Sandiaga menyebut Anthony Leong, sebagai pakar digital marketing Indonesia yang mampu menciptakan terobosan baru dalam dunia digital.

"Selama 10 bulan saya berkeliling mengunjungi warga Jakarta, masih banyak saudara-saudara kita yang belum merasakan ‘manisnya’ teknologi digital. Dari 60% masyarakat menengah, sebesar 10-15% masih hidup dibawah garis kemiskinan. Mereka bahkan belum mampu menggunakan teknologi digital.

Untuk itu, HIPMI harus melahirkan the next hero pahlawan digital untuk menciptakan inovasi-inovasi baru sebagai solusi atas problematika warga Jakarta selama ini. Dalam hal ini saya mempercayakan kepada anak-anak muda ke depannya untuk membuat terobosan baru dalam bidang teknologi yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,”  ujar Sandiaga.

Sandiaga menambahkan sebenarnya sudah ada beberapa aplikasi digital yang diciptakan pengusaha startup dalam negeri untuk membantu masyarakat khususnya pedagang kecil dalam mendistribusikan produk dagangan mereka. Hanya saja aplikasi ini belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh pelaku usaha dan konsumen.  

Mantan Ketua Umum HIPMI ini berharap kehadiran perusahaan-perusahaan finansial teknologi atau fintech bisa memberikan solusi bagi UMKM dengan memberikan harga bahan-bahan pokok yang lebih murah dan juga menciptakan lahan pekerjaan baru yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.  

"Digital harus mampu menciptakan lapangan kerja, jika ada maslaah regulasi kita bisa dorong bersama untuk meminta solusi dari pemerintah,"simpulnya.

Di tempat sama, pengusaha muda Anthony Leong menyatakan bahwa ke depannya harus ada sinergi antara pemerintah dengan pengusaha."Sinergi dan kolaborasi ke depannya penting untuk membangun sebuah kota. Kita harapkan yang terbaik karena pengusaha juga harus ada iklim investasi yang baik, iklim usaha yang memang menunjang," tutup Anthony, fungsionaris HIPMI itu.kbc11

Bagikan artikel ini: