Dilirik Google, saham Twitter melesat

Sabtu, 24 September 2016 | 13:06 WIB ET

NEW YORK, kabarbisnis.com: Saham perusahaan media sosial berbasis mikroblog Twitter langsung melonjak lebih dari 18 persen pada perdagangan di pasar saham AS, Jumat (23/9/2016).

Penguatan ini menyusul kabar bahwa Twitter semakin dekat pada proses penjualan kepemilikan, dan raksasa internet Google dan Salesforce adalah beberapa peminatnya.

Bukan hanya Google dan Salesforce yang melirik perusahaan rintisan yang didirikan oleh Jack Dorsey tersebut.

Berdasarkan laporan CNBC yang dikutip Business Insider, Jumat, ada beberapa peminat potensial juga yang ingin meminang Twitter.

Penawaran secara formal dapat dilakukan dalam waktu dekat. Meskipun, masih berdasarkan laporan CNBC, penjualan Twitter belum dilakukan dalam waktu yang singkat.

Dalam beberapa bulan terakhir, saham Twitter mengalami tekanan. Hal ini sejalan juga dengan jatuh bangun Twitter dalam menggenjot pertumbuhan jumlah pengguna.

Valuasi saham Twitter pun telah berfluktuasi sejalan dengan munculnya spekulasi bahwa Twitter bisa menjadi target akuisisi.

Dalam rapat direksi pada 8 September 2016 lalu, direksi Twitter mendisukusikan pemangkasan biaya dan kemungkinan penjualan, meski belum menerima penawaran.

Dalam beberapa bulan terakhir pun Twitter sudah meluncurkan berbagai fitur baru. Namun, berdasarkan reaksi di bursa saham Wall Street, tampaknya Twitter lebih memikat untuk diakuisisi.

Bagikan artikel ini: