Kembangkan E-Warung, pemerintah siapkan dana bergulir

Senin, 8 Agustus 2016 | 13:55 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) menyiapkan anggaran untuk pengembangan Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) yang memiliki usaha E-Warung, yang dioperasikan untuk melayani kebutuhan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Saat ini, Kemenkop dan UKM masih memantau perkembangan E warung. "Jika dinilai bisa berkembang, kami akan intervensi dengan permodalan," kata Deputi Pembiayaan Kemenkop, Braman Setyo, Minggu (7/8/2016).

Di APBN 2017, pihaknya mengaku sudah mengusulkan Rp 150 miliar untuk pengembangan KMIS. "Nanti lewat dana bergulir. Kenapa harus dana bergulir, karena mereka harus belajar mengembangkan bisnis nanti," ujarnya.

Seperti diberitakan, Kementerian Sosial mengubah pola penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) melalui perangkat elektronik E warung sebagai bentuk usaha KMIS.

Dengan menggunakan kartu khusus yang difasilitasi perbankan, penerima program bisa membeli sembako bahkan LPG dan pupuk bersubsidi.

E warung, kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, adalah terobosan untuk memotong distribusi kebutuhan pokok penerima program.

Barang yang dibeli lebih murah karena disuplai langsung oleh produsennya. Selain itu juga agar bantuan sosial tepat sasaran.

Peresmian E warung di Surabaya, Sabtu kemarin adalah peresmian yang keempat. Tiga warung sebelumnya sudah diresmikan oleh Khofifah di  Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto. kbc10

Bagikan artikel ini: