Terkait kompetisi industri telekomunikasi, bos Indosat ajak petinggi operator bersuara

Kamis, 23 Juni 2016 | 06:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli mengajak para petinggi operator selular ikut bersuara soal ketidakberesan di industri telekomunikasi Tanah Air. Hal ini terkait dengan dominasi Telkomsel di luar Pulau Jawa.

"Kami bukan ingin mengajak untuk fight against Telkomsel. Kami ingin mengajak ngomong secara terbuka mengenai kondisi monopolistic. Jangan diem saja," katanya, Rabu (22/6/2016).

Group Head Corporate Communications, Indosat Ooredoo, Deva Rachman mengatakan, pada dasarnya ajakan dari CEO Indosat Ooredoo, bukan hanya untuk pihaknya semata melainkan juga untuk industri dan konsumen.

"Isu ini menjadi penting sekarang karena ada beberapa hal yaitu kompetisi yang semakin tidak seimbang, kompetisi yang tidak sehat dan ini harus dibenahi segera untuk kepentingan masyarakat dan industri yang sehat," tandasnya seperti dikutip dari merdeka.com.

Sebelumnya, persoalan ini mencuat pertama kali ke publik dari aktivitas below the line program tarif Indosat Ooredoo Rp 1 per detik ke semua operator yang dilakukan di luar pulau Jawa. Dalam materi aktivitas below the line tersebut, Indosat Ooredoo membandingkan harga yang ditawarkan mereka dengan milik Telkomsel.

Persaingan kedua perusahaan mencapai klimaksnya saat Indosat Ooredoo menuding Telkomsel telah melakukan monopoli. Tudingan itu pun dibantah mentah-mentah oleh Telkomsel. Telkomsel menyebut, penguasaan pasar di luar Pulau Jawa diraih melalui sebuah proses panjang dan jatuh bangun sejak berdiri pada 1995. kbc10

Bagikan artikel ini: