Fortune Mate bukukan laba bersih Rp5,11 miliar

Rabu, 28 Oktober 2009 | 18:01 WIB ET
Dirut Fortune Mate Tjandra M. Gozali (dok. kabarbisnis.com)
Dirut Fortune Mate Tjandra M. Gozali (dok. kabarbisnis.com)

SURABAYA - Perusahaan properti yang berbasis di Surabaya, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), mampu membukukan laba bersih sebesar Rp5,11 miliar pada kuartal III/2009, atau naik 3,2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,95 miliar.

Laporan keuangan perseroan yang dikutip kabarbisnis.com, Rabu (28/10/09) menyebutkan, kenaikan laba bersih ini ditunjang oleh laba kurs yang diraup perseroan sebesar Rp12,16 miliar per September 2009 dari sebelumnya merugi Rp162,66 juta per September 2008.

Penghasilan bunga FMII juga terkerek tipis dari Rp2,09 juta menjadi Rp3,75 juta.

Namun perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar Rp526,14 juta dari sebelumnya untung Rp13,34 miliar.

Saat ini, FMII tengah fokus mengembangkan sektor realestate untuk memacu kinerja keuangannya. Sektor jasa konstruksi tetap dijalankan namun diprediksi geraknya tidak akan banyak berubah.

Yang menjadi salah satu andalan perseroan adalah Palm Residence yang terletak di Surabaya Barat. Total rumah yang ada di sana sebesar 200 unit. Berdasarkan catatan kabarbisnis.com, hingga Juni 2009, produk di Palm Residence sudah terjual 40%.

Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan dari sektor properti sebesar Rp13 miliar tumbuh lebih dari lipat dua dibandingkan posisi 2008 yang sebesar Rp6,2 miliar. Per Juni, sales sudah mencapai Rp6,8 miliar.

Nilai pesanan di bisnis properti perseroan diharapkan tumbuh dari Rp10,7 miliar per 2008 menjadi Rp20 miliar hingga akhir warsa. Per Juni, posisinya sudah sebesar Rp8,7 miliar.

Pendapatan lain dari jasa konstruksi diprediksi tidak akan banyak berubah dibandingkan posisi 2008. Pada 2008, dari total sales perseroan sebesar Rp42,56 miliar, kontribusi terbesar datang dari jasa konstruksi.

Di sektor properti, perseroan berencana menambah landbank dengan membebaskan lahan seluas 76,6 hektare. Total landbank perseroan dengan rencana pembebasan lahan tersebut 201,4 hektare. Perseroan bakal mengembangkan dua proyek baru dengan total 30,8 hektare di Surabaya barat.

Pada 2007, perseroan sudah mengakuisisi dua perusahaan realestate, yaitu PT Multi Bangun Sarana dan PT Masterin

Fortune Mate Indonesia semula adalah perusahaan yang bergerak di industri persepatuan. Namun, pada Maret 2004, perseroan memperluas kegiatan usaha utamanya ke bidang pembangunan (properti) dan konstruksi gedung serta real estate. Perusahaan mengalihkan usaha produksi sepatu ke anak Perusahaan yaitu PT. Menara Prima Utama. kbc5

Bagikan artikel ini: