Bidik mahasiswa, anak usaha Adhi Karya bangun apartemen di Surabaya Timur

Minggu, 29 Mei 2016 | 11:23 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Meski Kota Surabaya telah disesaki beberapa proyek pembangunan hunian vertikal (high rise), namun sejumlah pihak masih meyakini bahwa potensi pasar hunian vertikal yakni apartemen masih sangat terbuka.

Peluang ini pula yang dibidik PT Adhi Karya Tbk melalui anak usahanya, PT Adhi Persada Properti (APP), dengan membangun apartemen di kawasan Surabaya Timur. APP membangun apartemen Taman Melati single tower di kawasan MERR Surabaya, di atas lahan 5.756 m2 dengan 95 persen adalah tipe studio. Ini sengaja dilakukan mengingat pengembang ini membidik segmen mahasiswa dan pebisnis muda untuk proyeknya tersebut.

“Tipe tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di penjuru nusantara,” kata Direktur Operasional PT APP Pulung Prahasto di sela launching Taman Melati di Surabaya, Sabtu (28/5/2016).

Taman Melati di kawasan MERR ini merupakan proyek APP ke delapan setelah tiga unit apartemen di Jakarta, dua apartemen di Jogjakarta, Bandung, dan satu apartemen lagi berada di Malang. Ditegaskan Pulung, delapan apartemen ini semuanya dibangun berdekatan dengan perguruan tinggi (PT) negeri ternama.

Dengan investasi sebesar Rp420 miliar telah terjual sekitar 56 persen dari total 1.130 unit. “Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Surabaya di dua PT negeri setiap tahunnya mencapai 15 ribu hingga 20 ribu. Ini merupakan market baru yang selama ini tidak banyak digarap oleh pengembang high rise lainnya,” urainya.

APP menganggap kawasan MERR berdekatan dengan dua PT elit, yakni Universitas Airlangga dan Institut Teknnologi Sepuluh Nopember Surabaya. Mahasiswa di dua PT ini tidak hanya datang dari Surabaya saja, melainkan juga datang dari berbagai penjuru negeri.

Selain membidik segmen mahasiswa, APP juga membidik profesional muda. Sebab di sekitar MERR memiliki lokasi yang strategis karena terdapat pusat perbelanjaan dan pusat bisnis.

“Kehadiran Taman Melati sekaligus menjawab kebutuhan mahasiswa hunian high rise sekaligus untuk segmen menengah. Ke depannya mahasiswa juga bisa belajar berinvestasi di sektor properti,” ujar Pulung.

Sementara Direktur Utama APP, Ipuk Nimpuno dalam sambutannya menyebutkan, apartemen untuk segmen mahasiswa di Surabaya jumlahnya masih sedikit. “Taman Melati memiliki harga yang reasonable untuk segmen mahasiswa, dan kami optimistis akan terserap dengan baik,” jelasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: