Multi Bintang gencar keluarkan produk minuman non alkohol

Senin, 23 Mei 2016 | 21:03 WIB ET

MOJOKERTO, kabarbisnis.com: Menginjak usia 85 tahun, PT Multi Bintang Indonesia, Tbk (Multi Bintang) terus mengembangkan produk non alkoholnya. Terbukti dengan keseriusannya dimulai tahun 2014 yang menanamkan investasi sebesar Rp 210 miliar khusus untuk pembangunan pabrik minuman ringan berkarbonasi. Dalam proses berinovasi, Multi Bintang mendasarkan diri pada dua hal yaitu tipologi dan kebutuhan komsumen.

Kebutuhan dan tipologi konsumen yang dinamis terus direspon dengan penelitian yang intensif, dan lahirlah brand – brand baru dari Multi Bintang ini seperti Bintang Zero, BintangRadler serta yang terbaru tahun 2016 ini yaitu Fayrouz.

“Dinamika komsumen yang menjadikan kami terus berinovasi sehingga lahirlah produk baru non alkohol yaitu Bintang Zero, Bintang Radler dan Fayrouz yang baru saja diluncurkan," papar Jenny Tumewu, Marketing Manager Group Brand Bintang, PT Multi Bintang Indonesia Tbk, di pabriknya, Desa Sampang Agung Kabupaten Mojokerto, baru-baru ini.  

Dan untuk lebih memanjakan konsumennya, tambahnya Jenny, dalam waktu dekat akan diluncurkan beberapa varian rasa.

Dia optimistis akan masih besarnya ceruk pasar minuman ringan berkarbonasi dimasa mendatang, walau Multi Bintang masih menguasai sebagian kecil pangsa pasarnya.

Ditanya tentang kapasitas produski, Pabrik non alkohol di Sampang Agung tersebut memiliki kapasitas 33.000 botol per jam nya. "Dan dari semua produksi, masih dipasarkan di dalam negeri," ujar Bambang Britono, Direktur Hubungan Korporasi PT Multi Bintang Indonesia Tbk.

Pun bahan baku produk kita berasal dari negara empat musim sehingga tidak bisa mengambil dari lokal. "Kita hanya bisa mengambil air dari sini karena kandungan mineralnya nya bagus dan jumlah banyak. Sehingga kami benar-benar menjaga ketersediaan air disini dengan berbagai kegiatan penanaman pohon. Selain itu, yang bisa dimaksikmalkan dari sumber lokal, adalah SDM di beberapa lini, kaleng maupun pengepakannya," tutup Bambang. kbc7

Bagikan artikel ini: