Uang transpor belum dibayar, ratusan pilot Lion Air mogok terbang

Selasa, 10 Mei 2016 | 15:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ratusan pilot maskapai penerbangan Lion Air memutuskan untuk mogok terbang pada Selasa (10/5/2016) pagi. Aksi itu dilakukan karena uang transpor untuk pilot yang seharusnya sudah diberikan sejak Kamis lalu belum diberikan hingga pagi ini.

"Pilot yang mogok sekitar 300-an. Mereka menuntut hak atas uang transpor yang telat ditransfer," kata salah satu pilot Lion Air yang enggan disebutkan jatidirinya.

Diakuinya, sistem uang transpor menurut para pilot tidak berpihak kepada mereka. Hal itu karena manajemen Lion Air memberlakukan sistem reimburse untuk uang transpor.

Padahal, berdasarkan perjanjian kontrak antara manajemen dan para pilot, uang transpor seharusnya dibayar di muka oleh pihak manajemen.

"Pilot-pilot ini sampai menuntut sistem pemberian uang transpor diganti. Setelah diganti, uang transpor-nya malah sering telat ditransfer," kata pilot itu.

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, para pilot yang mogok dikabarkan telah menerima uang transpor mereka yang ditransfer oleh manajemen. Pilot-pilot Lion Air pun memutuskan untuk kembali bekerja seperti biasa.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan, sejumlah awaknya memang ada yang mengalami masalah administrasi. Masalah itu dinilai berdampak pada jadwal penerbangan pesawat Lion Air di tempat-tempat tertentu.

"Saat ini, masalah administrasi sudah dapat diselesaikan dan operasional penerbangan sudah kembali normal. Ke depannya, masih ada beberapa penerbangan yang akan mengalami keterlambatan dan kami akan berusaha untuk mengurangi keterlambatan tersebut. Kami atas nama manajemen Lion Air mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ujar Edward. kbc10

Bagikan artikel ini: