Ditopang penjualan motor, pendapatan MPMX naik 6% di kuartal I

Jum'at, 29 April 2016 | 17:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah masih lesunya pasar di sektor otomotif Tanah Air dii awal tahun ini, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) berhasil membukukan pendapatan meyakinkan di kuartal pertama 2016 senilai Rp4,1 triliun, tumbuh 6% dibandingkan capaian periode sama 2015.

Pencapaian positif itu ditopang oleh kinerja sejumlah anak usaha, khususnya bisnis ritel dan distribusi serta consumer parts otomotif yang secara total menyumbangkan 86% terhadap total pendapatan grup.

"Tantangan dari perlambatan ekonomi masih terasa di sektor otomotif hingga kuartal I tahun ini. Meski demikian, perusahaan menjaga fundamental bisnis yang tetap kokoh dan berhasil meningkatkan kinerja bisnis dari kuartal sebelumnya. Kami optimis MPMX dapat terus mempertahankan pertumbuhan bisnis yang positif secara berkelanjutan,” kata Direktur MPMX, Agung Kusumo, Jumat (29/4/2016).

Di segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMX melalui MPMulia berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar penjualan sepeda motor di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,28 triliun atau naik 5% dibanding kuartal I 2015.

Pada bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda empat, selama tiga bulan pertama 2016, MPMX melalui MPMAuto menjual sebanyak 1.551 unit mobil merk Nissan-Datsun atau melonjak 149% dibanding kuartal I tahun lalu.

Hal ini mendongkrak pendapatan sebanyak 118% dibandingkan pendapatan selama kuartal I 2015, menjadi Rp256 miliar.  

Dari segmen consumer parts otomotif, melalui Federal Karyatama (FKT) - yang dikenal dengan oli merk Federal Oil dan Federal Mobil - MPMX mampu memperkuat posisinya di pasar oli nasional dengan berhasil menaikkan pendapatan sebesar 3% menjadi Rp 409 miliar pada kuartal I tahun ini dibanding periode yang sama di 2015.

Untuk segmen jasa otomotif, MPMRent fokus memperkuat kinerja perusahaan dengan meningkatkan produktivitas serta implementasi pertumbuhan selektif pada basis pelanggan.

Selama bulan Januari–Maret 2016, pendapatan MPMRent turun 9% menjadi Rp 266 miliar dibandingkan kuartal I 2015. Untuk memperluas portofolio produk dan layanan, MPMRent meluncurkan HOP Daily Rent pada Maret 2016 sebagai upaya meningkatkan daya saing perusahaan. kbc10

Bagikan artikel ini: