Dorong efisiensi, OJK bentuk tim khusus digital banking

Jum'at, 18 Maret 2016 | 14:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mendorong industri perbankan mengoptimalkan layanan perbankan digital (digital banking). Ini dilakukan guna meningkatkan efisiensi operasional perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon mengatakan, efisiensi ini nantinya bisa meringankan biaya perbankan. Dengan demikian, lembaga penyalur kredit ini bisa menekan bunga yang dibebankan pada nasabah.

"Optimalisasi layanan digital sejalan dengan kebijakan Presiden RI untuk mendorong ekonomi digital, sehingga perbankan Indonesia harus mampu mendukung dan mengantisipasi arah tersebut," ujar Nelson, Kamis, (17/3/2016).

Nelson mengatakan bahwa selama ini pengembangan layanan perbankan digital masih menghadapi beberapa tantangan. Antara lain, pemikiran industri perbankan dan masyarakat yang belum merasa perlu memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

Bank memerlukan investasi teknologi informasi yang cukup besar. Hal ini karena perbankan perlu membangun hubungan antara industri perbankan dan telekomunikasi, pengamanan informasi dan penyelarasan aturan antar regulator.

Untuk merespon tantangan tersebut, OJK telah membentuk tim taskforce Digital Banking untuk melakukan kajian terhadap digital banking. Nantinya, tim ini akan menyampaikan rekomendasi tentang penerapan digital banking oleh perbankan Indonesia.

Tim taskforce OJK, telah melakukan diskusi antara beberapa institusi dan lembaga, diantaranya adalah perbankan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemdagri, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Selain itu, tim ini juga menggandeng Bareskrim Polri, Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), desk Ketahanan dan Keamanan INfoirmasi Cyber Nasional (DK2ICN) Kemkopolhukam, perwakilan perusahaan telekomunikasi dan pakar pengamanan informasi.

Dengan diskusi tersebut diharapkan, perbankan nasional dan penyedia jasa telekomunikasi bisa meningkatkan jumlah layanan digital banking, agar transaksi perbankan bisa lebih efisien, mudah dan simpel. kbc10

Bagikan artikel ini: