ASDP tahun ini alokasikan dana PKBL Rp13 miliar

Senin, 14 Maret 2016 | 06:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT ASDP Indonesia Ferry melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun ini mengalokasikan anggaran senilai total Rp 13 miliar. Total anggaran PKBL tersebut akan disalurkan bertahap untuk program kemitraan sebesar Rp 5,6 miliar dan bina lingkungan sebesar Rp 7,4 miliar.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Danang S Baskoro, mengatakan, pihaknya telah berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyelenggaraan program PKBL yang menjadi kewajiban perusahaan.

"Khusus program Bina Lingkungan, ASDP menggulirkan bantuan senilai Rp 200 juta pada triwulan I-2016 ini untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan memberikan bantuan alat tenun bukan mesin (ATBM) kepada kelompok penenun tradisional di Desa Opo, Bone, Sulawesi Selatan,” kata Danang, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (13/3).

Selain itu, lanjutnya, juga diberikan bantuan lampu energi air laut bagi nelayan di pantai Bajoe, dan penanaman sejumlah pohon di kawasan pelabuhan Bajoe untuk penghijauan.

"Acara ini juga dilakukan sebagai rangkaian kegiatan perusahaan dalam menyambut HUT ke 43 PT ASDP Indonesia Ferry tepat pada 27 Maret mendatang,” tambah Danang.

Ia mengatakan, dukungan PT ASDP dalam program Bina Lingkungan bagi masyarakat penenun tradisional tersebut, diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan keahlian dan kesejahteraan ekonomi perajin tenun di Desa Opo, tetapi juga melestarikan produk tenun sutera nusantara yang menjadi kekayaan budaya bangsa.

Selama ini, sekitar 107 penenun di Desa Opo hanya mampu memproduksi sekitar 52 helai kain sutera atau 2.000 meter selama setahun, menggunakan alat tenun tradisional warisan leluhur. Diharapkan, dengan bantuan ATBM yang lebih memadai, produktivitas penenun dapat ditingkatkan hingga 50.000 meter kain per tahunnya. kbc10

Bagikan artikel ini: