Orang RI rajin borong besi tua sisa perang dari Israel

Kamis, 10 Maret 2016 | 08:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bisnis jual beli besi tua masyarakat Indonesia rupanya sudah merambah banyak negara, salah satunya Israel. Selama ini, importasi besi tua dari negara ini ke Indonesia cukup gencar dilakukan.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo, Selasa (8/3/2016). Menurut dia, produk besi-besi tua itu antara limbah tembaga dan aluminium.

"Limbah tembaga dan limbah aluminium, itu yang tadi saya bilang barang-barang besi tua. Kita biasa menyebutnya besi tua. Banyak tuh besi-besi tua yang mungkin bekas perang nggak dipakai, dibeli oleh orang kita," kata Sasmito.

Hanya saja, dia tak bisa memastikan besi tua tersebut digunakan untuk apa. Namun, dia menduga dipakai untuk industri tertentu di Indonesia.

Menurutnya, importir hanya membayar ongkos angkut saja untuk memasok besi tua dari Israel. "Cuma buat ongkos angkut saja harganya itu ya. Di sana sudah nggak ada nilainya, dijual ke kita," tutur Sasmito.

Selain besi tua, Indonesia juga mengimpor produk lain seperti kondensor, turbin dengan kapasitas 40 Mega Watt, fruktosa (sejenis gula), dan bahan-bahan kimia. "Periode impornya dari Januari hingga Desember 2015," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: