Jokowi: Jembatan Suramadu efisienkan mobilitas barang dan orang

Rabu, 3 Februari 2016 | 16:21 WIB ET
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas yang membahas pengembangan wilayah di kaki Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/2) siang.

Presiden Jokowi mengemukakan, tahun 2016 ini perhatian pemerintah bukan hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi tapi juga akan mengarahkan pada pemerataan pembangunan. "Arahnya jelas bahwa kita ingin ada pemerataan pembangunan di Jawa dan di luar Jawa, di Indonesia di bagian barat juga di Indonesia bagian timur. Dan paradigma pembangunan harus bersifat Indonesia sentris. Sehingga pembangunan bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat diseluruh pelosok," kata Jokowi.

Terkait pengembangan wilayah di kaki Jembatan Suramadu, Presiden Jokowi  mengingatkan bahwa Jembatan Suramadu dibangun untuk mencapai sebuah tujuan, yaitu percepatan pengembangan dan pembangunan di wilayah terutama di Pulau Madura. "Dengan adanya Jembatan itu, maka mobilitas orang dan mobilitas barang akan lebih efisien, akan lebih cepat dibandingkan sebelumnya dengan menggunakan transportasi laut atau kapal," kata Jokowi.

Presiden menegaskan, tujuan utama pembangunan Jembatan Suramadu adalah menggerakkan perekonomian di Jawa Timur, serta mempercepat pengembangan dan pembangunan wilayah terutama di Pulau Madura. Sehingga mengurangi ketimpangan antar wilayah dan pemerataan pembangunan seperti yang saya sampaikan di depan tadi dapat tercapai. kbc11

Bagikan artikel ini: