Semen Indonesia jajaki utang Rp dari ECA

Senin, 25 Januari 2016 | 19:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menjajaki pinjaman sebesar Rp 1 triliun dari lembaga pembiayaan ekspor (export credit agency/ECA) tahun ini. Pinjaman tersebut akan menjadi salah satu sumber belanja modal (capital expenditure/capex) 2016 yang sekitar Rp 7 triliun.

Direktur Keuangan Semen Indonesia Ahyanizzaman mengatakan, pinjaman dari ECA akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan pabrik baru di Sumatera Utara atau Pulau Jawa. Biasanya pinjaman dari ECA dimanfaatkan untuk mendanai pengadaan equipment pabrik.

“Kami akan menjajaki ECA kepada sejumlah negara, tergantung dari equipment yang akan digunakan. Asal negaranya bisa Jerman, Denmark, Tiongkok, atau Jepang,” jelas dia di Jakarta, Minggu (24/1/2016).

Ahyanizzaman menegaskan, selain dari ECA, perseroan juga mengkaji penawaran umum berkelanjutan (PUB) sekitar Rp 3-3,5 triliun pada semester I-2016. Perseroan berharap imbal hasil (yield) surat utang akan tur un, setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan (BI rate).

“Kami punya tim yang mematangkan PUB. Mereka melakukan prosesnya seperti penunjukan penjamin emisi (underwriter),” ujar dia.kbc10

Bagikan artikel ini: